Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
๐Ÿ“ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
๐Ÿ“
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda ยป Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur
Arsip

Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriSeptember 3, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur
Rumah Diterjang Angin, Maksudin Bersama Istri dan Anak Terpaksa Tinggal di Dapur
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Pangandaran, desak.id/ | Maksudin (44) bersama istrinya, Rismawati (26), dan seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 3 SD, terpaksa tinggal di bagian dapur rumah yang tersisa.

Sebelumnya, rumah mereka yang terletak di Dusun Gadog, Desa Batumalang, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, mengalami kerusakan parah setelah diterjang angin kencang disertai hujan deras pada Senin, 1 September 2025.

Kepala Dusun Gadog, Imron Rosadi mengatakan, pihak desa sudah lama memikirkan kondisi keluarga tersebut yang tergolong tidak mampu.

"Kami sering mencari jalan untuk bisa membantu mereka. Karena mereka memang patut diberi bantuan," kata Imron, Selasa 2 September 2025.

Menurut Imron, hampir seluruh bagian rumah rusak akibat cuaca ekstrem, menyisakan dapur sebagai satu-satunya tempat berlindung.

"Alhamdulillah tahun ini keluarga Maksudin mendapatkan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Dana Desa Batumalang sebesar Rp 10 juta," tambahnya.

Meski begitu, Imron berharap ada bantuan tambahan dari pihak lain untuk melengkapi pembangunan, mengingat anggaran dari desa terbatas dan keluarga tersebut tidak memiliki kemampuan swadaya yang mencukupi.

"Kami sudah lama berupaya dan terus konfirmasi ke pemerintah daerah. Namun hingga kini belum ada realisasi bantuan dari sana," jelasnya.

Sementara itu, Rismawati mengaku sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari pemerintah desa. Ia menceritakan bahwa sejak rumah mereka rusak, seluruh anggota keluarga tidur di dapur.

"Kami tinggal di dapur bersama anak sejak rumah kena musibah kemarin. Terima kasih kepada pihak desa yang sudah membantu. Kami sangat bahagia," ucapnya.

Rismawati juga menambahkan bahwa kondisi ekonomi keluarganya sangat terbatas. Suaminya bekerja serabutan, sementara ia sendiri hanya berdagang kecil-kecilan di rumah.

"Penghasilan suami tidak menentu, cukup untuk makan saja. Saya hanya jualan kecil-kecilan, lumayan untuk tambahan," ujarnya. (Dri)

berita pangandaran rumah tidak layak huni
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSeminar Nasional Grand Teacher Diharapkan Tingkatkan Potensi GUru
Next Article Sikapi Kondisi Bangsa saat ini, GM FKPPI Kab Tasikmalaya Konsolidasikan Anggotanya Perkuat Jargon SOLID KUAT MILITAN
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.