Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » ZNE Antar Zai Muslim Wear dari Purwakarta Menembus Pasar Internasional
Arsip

ZNE Antar Zai Muslim Wear dari Purwakarta Menembus Pasar Internasional

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriNovember 26, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Purwakarta, desak.id/ | Sebagai salah satu kabupaten di Jawa Barat yang dikenal dengan perkembangan ekonomi kreatifnya, Purwakarta terus tumbuh menjadi rumah bagi banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Dengan kultur masyarakat yang dinamis, kekayaan tradisi, serta letaknya yang strategis di jalur penghubung Jakarta–Bandung, Purwakarta menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong pertumbuhan wirausaha baru.

UMKM memegang peran penting dalam perekonomian nasional, sektor ini menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB dan menyerap sebagian besar tenaga kerja di Indonesia.

Di Purwakarta sendiri, geliat UMKM menjadi motor penggerak ekonomi daerah, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga fesyen. Salah satu contoh suksesnya adalah Zai Muslim Wear, mere busana muslim lokal yang kini menembus pasar internasional.

Dari produksi rumahan ke pasar global, itulah yang menggambarkan kisah perjalanan Zai Muslim Wear.

Memulai bisnisnya pada tahun 2019, Rendi Yuliansyah, Owner Zai Muslim Wear membagikan perjalanan bisnisnya yang dimulai dari produksi kecil-kecilan hingga mampu ekspor ke berbagai negara di program podcast “Cerita Bersama Brand Lokal” yang digagas oleh JNE.

Didirikan dari kebutuhan menghadirkan busana muslim modern dan nyaman, Zai Muslim Wear tumbuh perlahan namun pasti.

Pada awal perjalanannya, Rendi hanya memproduksi beberapa potong pakaian dengan dukungan sumber daya yang terbatas.

Namun permintaan konsumen yang terus meningkat mendorong mereka untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi.

“Pada saat merintis, kami hanya membuat beberapa potong pakaian.Seiring permintaan bertambah, kami mulai berbenah dari sisi bahan, desain, sampai pengemasan,” ujar Rendi.

Lebih lanjut Rendi mengungkapkan bahwa peluang ekspor mulai terbuka ketika tren modest fashion di pasar global mengalami peningkatan signifikan.

Setelah memahami standar kualitas internasional dan melakukan penyesuaian produk, Zai Muslim Wear mulai mencoba memasuki pasar luar negeri.

“Setelah memahami standar internasional, kami memberanikan diri mencoba ekspor. Alhamdulillah, penerimaan pasar cukup baik,” tuturnya.

Terus Berinovasi

Keberhasilan Zai Muslim Wear tidak lepas dari pemanfaatan platform digital yang memperluas jangkauan pemasaran, serta dukungan logistik yang membantu memastikan produk tiba tepat waktu dan aman di tangan konsumen internasional.

Zai muslim Wear bergerak mengikuti tren fesyen Muslim masa kini, menjaga kualitas bahan hingga menggunakan bahan yang sudah bersertifikasi halal, dan menghasilkan desain yang elegan serta modis, sehingga menjadi favorit banyak orang.

Rendi mengaku eksistensi Zai Muslim seperti saat ini bukan hal yang mudah, bersama istrinya yang melatarbelakangi nama brand Zai ini.

Kerja keras yang dibangun dengan banyak tantangan, namun dengan keyakinan dan juga kerja keras, kini Rendi memiliki 25 karyawan yang turut membangun Zai Muslim dan telah membuka butik representatif di Jl. Kamboja, Purwakarta di tahun 2021.

Salah satu faktor kunci kesuksesan Zai Muslim Wear adalah kemitraan dengan JNE Purwakarta. Sejak bekerja sama dengan JNE, Rendi menyatakan bahwa layanan pengiriman menjadi lebih andal, tepat waktu, dan responsif ketika ada masalah.

Menurut Rendi, Konsumen pun merasa senang karena pengalaman pengiriman positif. Ia menyampaikan rasa syukur karena dalam menjalankan usaha, ia tidak hanya mengandalkan kreativitas dan kualitas produk, tetapi juga logistik yang andal agar kepuasan pelanggan tetap terjaga.

Kepala Cabang JNE Purwakarta, Iwan Ridwan, mengatakan program “Cerita Bersama Brand Lokal” dibuat untuk memberi ruang bagi UMKM membagikan pengalaman dan inspirasi kepada pelaku usaha lain.

Ia menilai kisah Zai Muslim Wear menjadi bukti bahwa pelaku usaha daerah memiliki potensi besar untuk bersaing secara global.

“UMKM seperti Zai Muslim Wear menunjukkan bahwa produk lokal bisa memiliki daya saing tinggi. JNE berkomitmen mendukung pelaku usaha melalui layanan logistik, edukasi, dan ruang publikasi agar mereka dapat naik kelas,” ujar Iwan.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan UMKM menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi daerah.

“Kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang berani memanfaatkan peluang ekspor. JNE siap mendampingi melalui berbagai program dan layanan yang kami miliki,” tutur Iwan.

Kisah Zai Muslim Wear diharapkan dapat memberi motivasi bagi UMKM lain untuk terus berinovasi dan memperkuat kualitas produk agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas. (***)

JNE Zai muslim wear
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDugaan Pelecehan Sesama Advokat Kian Memanas, Ancaman Pasal Berlapis Menanti
Next Article Panaskan Mesin Partai, Ketua Bapilu Demokrat Jawa Barat Konsolidasi ke DPC Kota Tasikmalaya
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.