Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Alumnus ATPH SMK Nurusalam tahun 2025 ini Berhasil Membawa Sekolahnya Go international di Bidang DUDI, Jepang Menjadi Tujuan Utamanya
Arsip

Alumnus ATPH SMK Nurusalam tahun 2025 ini Berhasil Membawa Sekolahnya Go international di Bidang DUDI, Jepang Menjadi Tujuan Utamanya

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriApril 11, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

desak.id/ | Herdiana Permana (19) baru saja lulus dari sekolahnya di SMK PK Nurusalam Salopa Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2025 lalu. Saat sekolah dan duduk di bangku kls XI niatnya sangat kuat untuk bekerja.

Siswa jurusan Agrobisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) inipun mendaftar di bursa kerja BKK di sekolahnya, yang kebetulan sekolahnya saat itu tengah menerima bantuan dari pemerintah berupa program Sekolah Pusat Keunggulan yang memusatkan pada pemenuhan infrastruktur jurusan pertanian dan persiapan pemagangan kerja di luar negeri.

Herdiana tidak sendirian, ada 7 temannya dari berbeda jurusan di sekolahnya yang ikut program ini.

Waktu terus berlalu ke 8 siswa ini di gembleng selama 3 bulan di pusat pendidikan bahasa dan kultural LPK Seiko Indonesia yang kebetulan sebuah lembaga penyalur kerja yang sudah cukup lama dan pengalaman dalam menjalin kerjasama dalam dunia kerja di beberapa negara terutama dengan negara jepang.

Tak hanya diberikan pemahaman bahasa nippon untuk mendapatkan sertifikat N4, para siswa inipun diberikan pelajaran attitude serta kulturisasi kerja di negara yang akan diberangkatkan nantinya.

Herdiana sempat ragu dan ingin memutuskan untuk tidak melanjutkan kursus di LPK seiko ini, namun berkat dorongan motivasi kepala sekolah yang kerap kali mengunjungi LPK Tempatnya menimba ilmu, ia pun melanjutkan perjuangannya tersebut.

"Jujur awalnya saya stress, dan tidak betah diawal awal bulan kursus di LPK, sempat mau memutuskan pulang, tapi entah kenapa motivasi dari pak Kepala saat itu menancap di diri saya, "saya harus bisa" dan alhamdulillah saya bisa," ujar Herdi.

Dimata salah seorang guru prodi sekaligus kepala Jurusan ATPH Bubun Bunyamin S.Pd sosok Herdi adalah siswa yang cukup pendiam tapi penurut dan sangat baik, selain kerap kali ikut masuk dalam bagian dari atlet volley Herdi juga paling rajin membantu dirinya saat penyiapan produksi di green house.

"Anak itu memang pendiam, tapi cukup rajin dan selalu membantu saya jika persiapan produksi keinginanya untuk bekerja diluar negeri memang sudah dia utarakan dari dulu," ujar Bubun.

Perjuangan siswa Banjarwaringin yang jarak se sekolahnya cukup jauh ini, dalam keputusannya bekerja di Jepang itu bukanlah perjuangan yg mudah, butuh proses yang cukup lama hingga harus menunggu 1 tahun.

Menurut kepala sekolah Dedi Zafar M. Proses ini memang cukup membutuhkan waktu yang lama karena pihak jepang juga tengah menata ekonomi di dalam negerinya dan gejolak geo politik di luar negeri belum stabil.

Namun karena kerjasama ini sifatnya bilateral antara pemerintah Indonesia dan Jepang melalui kementrian pendidikan dan kementrian ketenagakerjaan Republik Indoneisa akhirnya pemerintah Jepang membuka lagi kran peneriman migran terlatih indonesia untuk bekerja di jepang.

"Ya memang cukup lama perlu waktu kurang lebih 8 bulanan karena faktor lain yang dihadapi kedua negara ini, dan alhamdulillah dengan konsep dana talang dari Seiko, akhirnya herdiana bisa berangkat ke jepang," jelas Dedi.

Ditambahkan Dedi bahwa program magang di luar negeri dalam proyek bantuan sekolah Keunggulan ini, membuktikan bahwa siswa SMK masih mampu menunjukan kepada negara dan dunia bahwa ditengah tengah sulitnya mencari pekerjaan, siswa SMK bisa dan hebat mampu menembus lowongan pekerjaan di dunia ke 3 .

Dan dengan methode system link and match yang menjadi barometer kelulusan siswa, pihaknya sudah membuktikan bahwa SMK bukanlah penyumbang pengangguran karena di SMK juga memiliki BKK atau Bursa Kerja Khusus yang menampung anak anak siap kerja untuk dikirim ke perusahan persuahaan yang membuka lowongan pekerjaan baik domestik maupun international.

Menurut koord BKK SMK Nurusalam Irfan Bagja Mulyana, saat ini Herdiana dikontrak selama 1 tahun di perusahaan pengembang jasa industri infrastruktur yang di jepang terkenal dengan nama Doboku, Kabushiko Gaisha Akatsuki Sangyo

"Insha allah satu orang lagi atas nama Age alumnus yang sama akan dipersiapkan oleh Seiko berangkat menyusul," pungkas Irfan. (dz)

Magang jepang
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBuntut Pembakaran Padepokan Sesat, Tokoh Ormas Islam Tasikmalaya Desak MUI Segera Keluarkan Fatwa Sesat Kelompok Hobir STJ
Next Article 187 Siswa Kls XII di SMK Nurussalam Salopa Ikuti UKK sebagai pelengkap Akhir Kemampuan Siswa  Diakhir Masa Studinya
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.