Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Kondisi Keuangan Pemkot Tasik Nol Rupiah, DPRD : Aktivitas Pemerintahan Lumpuh
Arsip

Kondisi Keuangan Pemkot Tasik Nol Rupiah, DPRD : Aktivitas Pemerintahan Lumpuh

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuni 10, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Kondisi Keuangan Pemkot Tasik Nol Rupiah, DPRD : Aktivitas Pemerintahan Lumpuh
Kondisi Keuangan Pemkot Tasik Nol Rupiah, DPRD : Aktivitas Pemerintahan Lumpuh
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

desak.id | Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi, mengatakan, Pememerintah Kota Tasikmalaya saat ini tengah menghadapi krisis fiskal serius yang sudah terjadi sejak awal tahun 2026.

Ia menyebutkan, Kondisi keuangan Pemerintah Kota Tasikmalaya saat ini tengah kosong dan kini mulai melumpuhkan aktivitas pemerintahan.

Kepler mencontohkan Salah satu indikator awalnya dengan tertundanya pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN).

“Memang krisis fiskal ini sudah terasa sejak awal tahun. Salah satu yang paling terlihat adalah keterlambatan pembayaran THR ASN,” ujar Kepler kepada Priangan.com, Rabu 10 Juni 2026.

Kepler membuka fakta, memasuki Juni 2026, situasi keuangan Pemkot Tasikmalaya semakin parah. Menurutnya, kas daerah Pemkot Tasikmalaya saat ini berada di posisi nol rupiah sehingga berdampak langsung pada terhentinya kegiatan di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Mulai Juni ini Pemkot Tasikmalaya sudah tidak punya uang. Kas daerah nol rupiah. Imbasnya, semua kegiatan di OPD dihentikan karena tidak ada anggaran,” katanya.

Krisis fiskal ini, Lanjut politisi dari PDIP ini, tidak hanya berdampak pada pelayanan publik, tetapi juga mengancam target visi-misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD Kota Tasikmalaya.

“Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, visi-misi wali kota yang tertuang dalam RPJMD jelas terancam tidak tercapai,” tegasnya.

Selain terkait kondisi keuangan Pemkot Tasikmalaya, Kepler juga menyoroti buruknya koordinasi internal pemerintah daerah, termasuk minimnya komunikasi antara eksekutif dan legislatif dalam setiap pengambilan kebijakan fiskal.

Kepler mengungkapkan, DPRD kerap tidak dilibatkan dalam pembahasan strategis terkait kondisi keuangan daerah, termasuk adanya wacana refocusing anggaran.

“Buruknya komunikasi antara eksekutif dan legislatif sangat terasa. Semua kebijakan fiskal daerah sekarang tidak dikomunikasikan dengan DPRD, termasuk rencana refocusing anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut memperburuk situasi fiskal yang sudah tertekan sejak awal tahun.

“Komunikasi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga pimpinan daerah tidak berjalan optimal,” katanya.

Lebih lanjut, Kepler mengatakan, dampak paling nyata saat ini adalah mandeknya hampir seluruh aktivitas pemerintahan di tingkat OPD akibat tidak tersedianya anggaran operasional.

“Semua OPD berhenti kegiatannya. Ini menunjukkan ada masalah serius dalam perencanaan, eksekusi, dan koordinasi anggaran daerah,” ujarnya.

Sementara, untuk Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Kepler menyebutkan telah beberapa kali meminta penjelasan kepada pihak eksekutif, namun hingga kini belum mendapatkan respons yang memadai.

“Banggar sudah beberapa kali memanggil, tapi belum ada tanggapan yang jelas. TAPD seharusnya berkoordinasi serius dengan DPRD,” tegasnya.

Kepler meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis untuk menyelamatkan kondisi fiskal, termasuk memperjuangkan kembali skema Transfer Keuangan Daerah (TKD) ke pemerintah pusat.

“Harus ada langkah konkret, termasuk memperjuangkan kembali TKD ke pemerintah pusat. Kalau tidak, ini bisa menjadi masalah besar ke depan,” katanya.

Solusi lainnya, Kepler mendorong optimalisasi aset daerah sebagai salah satu sumber pendapatan alternatif, meski hingga saat ini dinilai belum memberikan hasil signifikan.

“Pemanfaatan aset daerah harus dimaksimalkan, tapi sejauh ini belum terlihat dampaknya,” pungkasnya. (***)

Kepler Sianturi pdip Pemkot Paillit Pemkot Tasik Bangkrut
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDari Iseng Gambar Kuda Pony, Akhirnya Meraih Prestasi Juara 
Next Article Soroti Kebijakan Pelimpahan Pengelolaan Parkir, DPRD Pesimis Capai Target
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.