Desak.id | Sebanyak 91 peserta terdiri dari pelatih dan wasit mengikuti Penataran menjelang turnamen bola voly di Tasikmalaya, Kamis 02 Juli 2026.
Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap pengembangan bola voli di Kota Tasikmalaya.
H. Oman Rohman, ketua Umum PBVSI Kota Tasikmalaya, mengatakan, kegiatan ini menjadi sejarah bagi Kota Tasikmalaya sekaligus wilayah Priangan Timur karena untuk pertama kalinya diselenggarakan pelatihan pelatih dan wasit bola voli tingkat daerah.
“Ini menjadi sejarah di Priangan timur, karena ini untuk pertama kalinya dilaksanakan pelatihan tingkat daerah,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menghadapi Porprov Jawa Barat 2026 sekaligus bukti keseriusan PBVSI Kota Tasikmalaya dalam membangun prestasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, bukan hanya sebatas wacana.
Adapun mengenai lisensi kepelatihan, H Oman mengatakan, untuk saan ini lisensi yang diberikan melalui pelatihan tersebut masih merupakan lisensi tingkat daerah bagi pelatih dan wasit di lingkungan Jawa Barat.
Sementara itu, pelatihan dan sertifikasi untuk lisensi tingkat provinsi akan diselenggarakan oleh PBVSI Provinsi Jawa Barat.
Selain itu, Ia juga mengungkapkan, perkembangan prestasi bola voli Kota Tasikmalaya mulai menunjukkan hasil yang positif.
Jika pada ajang sebelumnya tim bola voli belum mampu lolos ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), kini tim putra dan putri berhasil memastikan diri tampil pada Porprov Jawa Barat 2026.
H. Oman berharap pembinaan bola voli di Kota Tasikmalaya terus berkembang seiring bertambahnya pelatih dan wasit baru yang memiliki kompetensi.
“Regenerasi sumber daya manusia menjadi modal penting untuk menjaga kemajuan olahraga bola voli di Kota Tasikmalaya. Dengan hadirnya pelatih dan wasit baru, PBVSI optimistis tidak akan mengalami kekurangan tenaga kepelatihan maupun perangkat pertandingan di masa mendatang,” tutupnya. (***)

