Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tekan Kemiskinan Pakai AI, Wali Kota Viman Alfarizi: “Ibarat Mancing, Kita Jangan di Lautan tapi di Akuarium!”

September 25, 2026

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
✍️ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
✍️
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » SIPATUTAT : Rotasi-Mutasi Pemkot Tasikmalaya, Kursi Berpindah, Visi Masih Menunggu Penumpang
Arsip

SIPATUTAT : Rotasi-Mutasi Pemkot Tasikmalaya, Kursi Berpindah, Visi Masih Menunggu Penumpang

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriAgustus 11, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Rotasi-mutasi pejabat eselon II Pemkot Tasikmalaya pada 11 Agustus 2025 disajikan sebagai langkah penyegaran birokrasi.

Namun, di balik deretan nama yang dilantik, publik menemukan ironi: wajah-wajah lama berganti kursi, tapi setengah meja pimpinan OPD strategis dibiarkan kosong.

Delapan OPD vital—mulai dari Dinkes, Diskominfo, Disdukcapil, hingga Inspektorat—kini tanpa kepala definitif.

Sementara itu, kursi yang diisi pun banyak yang sekadar bertukar tempat di lingkaran yang sama. Figur baru dengan gagasan segar dan keberanian memutus pola lama? Masih jadi rumor, bukan realita.

Kekosongan jabatan di OPD strategis bukan sekadar “nanti juga terisi.”

Ia berdampak langsung: layanan publik bisa tersendat, pengawasan internal lumpuh, hingga kebijakan penting tertunda karena Plt hanya memegang kewenangan setengah hati.

"Hukum memang memberi batas, dan batas itu kini menjadi pagar yang membatasi langkah," terang Irwan Supriadi Iwok dari SIPATUTAT.

Menurutnya, Enam bulan pertama adalah masa emas untuk menunjukkan arah kepemimpinan. Tapi jika separuh kursi dibiarkan kosong, publik justru membaca pesan yang keliru:

"Bukan “ini tim yang siap bekerja,” melainkan “tim ini masih sibuk menunggu daftar hadir lengkap.” tambahnya.

SIPATUTAT mengingatkan, rotasi-mutasi bukan ajang seremonial atau lomba tukar kursi. Ia adalah kesempatan langka untuk menata ulang birokrasi secara transparan, profesional, dan berbasis meritokrasi.

Irwan mengatakan, menunda pengisian jabatan strategis sama artinya membiarkan kapal pemerintahan berlayar dengan separuh kemudi dan berharap ombak akan membawa kapal ke dermaga tujuan.

"Jika ini dianggap strategi, maka rakyat berhak bertanya: ini kapal pemerintahan atau sekadar panggung pertunjukan yang aktornya sedang latihan tanpa naskah?," tandasnya penuh tanya. ***

rotasi mutasi
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleIJTI Galuh Raya Dapat Kejutan dari Kapolres Ciamis di Usianya ke 27 Tahun
Next Article Pelantikan 59 Pejabat Eselon II DKI Jakarta Diduga Penuh Skandal, 20 Kader PDIP Tempati Jabatan Strategis
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Tekan Kemiskinan Pakai AI, Wali Kota Viman Alfarizi: “Ibarat Mancing, Kita Jangan di Lautan tapi di Akuarium!”

    September 25, 2026

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.