Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Penulis: Sopyan Saori
Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM
Desak.id | Persaingan bisnis kurir instan di Indonesia makin sengit. Tak mau kalah set-up, Roket Indonesia layanan pengiriman instan milik JNE, resmi menggandeng Everpro sebagai mitra strategis untuk memperkuat komunikasi dan layanan pelanggan melalui integrasi WhatsApp Business Dashboard berbasis Customer Relationship Management (CRM). Langkah kolaborasi yang diresmikan di Bandung ini ditujukan untuk memperkuat dukungan logistik sekaligus memperluas pasar bagi ekBerikut adalah poin-poin utama dari siaran pers mengenai kerja sama antara JNE (Roket Indonesia) dan Everpro: 1. Inti Kerja Sama Layanan Instan Roket Indonesia milik JNE berkolaborasi dengan Everpro untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui integrasi teknologi komunikasi pelanggan. Solusi yang dihadirkan…
32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek
desak.id | Akses keadilan di tingkat akar rumput Kota Tasikmalaya makin terbuka lebar. Sebanyak 32 orang Paralegal dari berbagai kelurahan resmi menerima sertifikat resmi yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum (Kemenkum) di Aula Rapat BPKAD Kota Tasikmalaya, Kamis (24/09/2026). Acara penyerahan sertifikat ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, bersama jajaran Pengurus Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Kota Tasikmalaya. Kehadiran puluhan Paralegal ini disiapkan untuk menjadi garda terdepan penanganan sengketa warga, sehingga persoalan hukum tidak perlu selalu berakhir di meja hijau atau kantor polisi. Hasil Digembleng Sebulan: Khusus Warga Tak Mampu dan Bebas Biaya Ketua PBH…
Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?
desak.id | Polemik rekayasa lalu lintas dan penataan kawasan Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya akhirnya mendapat sorotan tajam dari Gedung Dewan. Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Sapaat, buka suara usai membedah site plan bersama seluruh tim penataan kawasan Dadaha. Secara konsep masterplan (site plan), DPRD menilai langkah Pemerintah Kota Tasikmalaya sebenarnya bertujuan positif: menata ulang kawasan agar lebih teratur, ramah pejalan kaki, memperluas titik keramaian ekonomi pedagang kaki lima (PKL), hingga mengurai kemacetan lewat rekayasa jalan. Namun, di balik konsep gagah tersebut, Pemkot Tasik ketahuan punya kelemahan klasik, telat dan lambat melakukan sosialisasi ke masyarakat. Maksud Hati Menata PKL…
Puncak Kekeringan & Kebakaran Lahan di Tasik: Bungursari Tertinggi, Untung Ada ‘Suntikan’ Air Hermina
desak.id | Puncak musim kemarau dan kekeringan yang diprediksi BMKG benar-benar memberi tekanan ekstra bagi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) di bawah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga 13 September, tercatat ada sebanyak 136 kejadian kebakaran yang ditangani. Dari ratusan kasus tersebut, amukan si jago merah di lahan terbuka alias Karhutla lokal menjadi pemicu utama yang paling menyita perhatian pemerintah. Total 75 Kebakaran Lahan: Bungursari Jadi ‘Juara’ Dari total 136 insiden, lebih dari separuhnya—yakni 75 kejadian—merupakan kebakaran lahan kering. Sisanya mencakup kebakaran rumah, kendaraan, toko, hingga fasilitas…
Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan
desak.id | Wajahnya tak asing bagi warga yang kerap beraktivitas di pusat-pusat keramaian Tasikmalaya. Sosok Ceu Epon—perempuan yang dikenal publik sering meminta-minta di kawasan Pasar Cikurubuk, Pasar Pancasila, hingga Pasar Singaparna—mendadak menduduki puncak perbincangan media sosial lokal. Penyebabnya sederhana namun memicu riuh warganet: sebuah rekaman video memperlihatkan Ceu Epon mendatangi toko perhiasan dan membeli emas secara kontan. Tak tanggung-tanggung, ia mengeluarkan gepokan uang tunai dari dalam kantong plastik kresek hitam di hadapan warga yang mengerumuninya sambil merekam menggunakan kamera ponsel. Plot Twist Kontras di Pasar Tradisional Bagi warga yang biasa melihat aktivitas harian Ceu Epon di lorong-lorong Pasar Cikurubuk maupun…
Pelantikan Indoboxing Tasik: Solusi Rangkul Anak Jalanan Agar Tak Bertengkar di Luar Ring
desak.id — Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia periode 2026–2030 resmi dikukuhkan di Gedung Creative Center, Kompleks Dadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (19/09/2026). Sebanyak 26 pengurus resmi dilantik untuk mengemban misi memperluas pembinaan olahraga beladiri di Kota Resik. Menariknya, wadah yang memadukan unsur olahraga tinju dan pencak silat ini tidak cuma bicara soal piala atau medali. Target utamanya justru menyasar fenomena sosial anak muda di jalanan. Dari Jalanan ke Ekstrakurikuler Sekolah Ketua Umum Indoboxing Kota Tasikmalaya, H. Rana Alamsyah, mengungkapkan bahwa strategi pembinaan kini mulai digeser langsung ke lingkungan sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Saat ini, sedikitnya enam sekolah di Tasikmalaya sudah menjalankan…
Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol
desak.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya resmi mencanangkan Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS) di Aula Bapelitbangda Kota Tasikmalaya, Kamis (17/9/2026). Acara yang menandai dibukanya rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 ini dihadiri 200 kepala sekolah dan tenaga pendidik dari tingkat SD/MI hingga SMA/SMK/MA sederajat se-Kota Tasikmalaya. Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, angka inklusi (akses) keuangan pelajar sudah mencapai 92,76 persen, tetapi tingkat literasi (pemahaman) mereka baru di angka 62,72 persen. Artinya, banyak anak sekolah sudah punya akses ke layanan keuangan, tapi belum…
Rangkap Jabatan Dewas RSUD dr. Soekardjo: Antara Aturan Formal dan Tanda Tanya Publik
desak.id | Pengangkatan jajaran Dewan Pengawas (Dewas) RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sejatinya diharapkan membawa angin segar bagi pembenahan tata kelola rumah sakit daerah ini. Namun, hadirnya pejabat aktif Pemkot Tasikmalaya yang dipercaya mengisi kursi pengawas langsung memicu diskusi hangat di meja-meja tongkrongan. Persoalannya bukan sekadar “boleh atau tidak boleh” secara aturan. Hal yang jauh lebih krusial adalah: apakah fungsi pengawasan dapat berjalan optimal, fokus, dan benar-benar independen? Antara Regulasi dan Potensi Konflik Kepentingan Secara aturan formal, rangkap jabatan pejabat birokrasi dalam struktur dewan pengawas BUMD atau BLUD memang kerap memiliki dasar hukum. Namun dalam praktiknya, Dewas memegang fungsi yang…
Musda V Golkar Tasik: Nurul Awalin Terpilih Aklamasi, Dibebani Target 10 Kursi dan Sinyal Rangkul Diky Candra
desak.id | Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Golkar Kota Tasikmalaya yang digelar di Hotel Harmoni, Jumat (18/9/2026), berlangsung mulus dan serba cepat. Politisi senior, Drs. H. Nurul Awalin, resmi terpilih secara aklamasi memimpin DPD Golkar Kota Tasikmalaya periode 2026–2031 menggantikan H. M. Yusuf. “Prosesnya sangat efektif dan simple, tapi tidak kehilangan makna demokrasi, konsolidasi, serta legitimasinya dapat,” kata Nurul seusai terpilih. Namun begitu ketok palu aklamasi selesai, “PR” berat dari DPD Golkar Jawa Barat sudah mengantre di depan pintu. Misi Berat 10 Kursi dan Amunisi ‘Pensiunan Dinas’ Ketua DPD Golkar Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, langsung memasang target tinggi…
HUT ke-70 SMAN 1 Tasikmalaya: Tak Cuma Kejar PTN, Anak Satas Dididik ‘Rancage’ dan Bermanfaat
desak.id | Ulang tahun SMAN 1 Tasikmalaya (Satas) yang ke-70 bukan sekadar urusan tiup lilin atau euforia hura-hura. Sekolah yang kondang dengan angka kelulusan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di atas 90 persen ini memilih menjadikan momentum sewindu kurang dikit ini buat nggembleng karakter siswanya agar tidak cuma pinter di atas kertas. Kepala SMAN 1 Tasikmalaya, Dr. H. Yonandi, S.Si., M.T., menegaskan bahwa kepintaran akademik itu penting, tapi bikin anak didik berguna buat masyarakat jauh lebih krusial. “Kesuksesan itu tidak cukup cuma cerdas atau pintar. Yang utamanya adalah karakter. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat manusia lain,” tegas Yonandi. Ketika…
