Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Puluhan Pelajar SMK Cipatujah Diduga Keracunan MBG 
Arsip

Puluhan Pelajar SMK Cipatujah Diduga Keracunan MBG 

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriOktober 1, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Peristiwa keracunan Makan Bergizi Gratis atau MBG kembali terjadi. Kali ini terjadi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di SMKN 1 Cipatujah.

Berdasarkan informasi Puluhan pelajar SMK Negeri Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, mendadak merasa sakit perut, mual, pusing hingga muntah muntah bahkan diare, setelah sebelumnya menyantap pembagian makan Bergizi gratis atau MBG pada Rabu Siang 01 Oktober 2025.

"Iya ini. Ada dugaan keracunan, yang sudah masuk ruang perawatan semuanya ada 14 orang siswa." Kata kepala Puskesamas Cipatujah Cepi Anwar saat di hubungi melalui telponya.

Sebagian siswa yang belum masuk ke dalam ruang perawatan, mendapat penangan medis di dalam mobil ambulance, dengan cara berupaya memberikan cairan infus kepada para korban.

"Ini ditangani di ambulance sebagian ditangani di Pustu Padawaras, belum keluar nunggu antrian," kata Kepala Desa Padawaras, Yayan Siswa.

Sebagian korban masih berada di Puskesmas Pembantu Padawaras serta rumah masing masing.

"Ada yang masih di Puskemas Pembantu Padawaras dan ada yang dirumahnya. Kami masih mengumpulkan data. Gejala korban memang beragam," kata Cepi Anwar.

Mengingat jumlah pasien terus bertambah, sementara ruang perawatan di puskesmas Cipatujah sudah penuh, maka akhirnya sebagian pasieun terpaksa di Kirim ke puskesmas Bantarkalong.

"Iya Kami menerima pasien dari Puskesmas Cipatujah ada enam orang. Dugaanya masih sama dengan yang di Puskesmas Cipatujah, yaitu, sakit perut, mual pusing muntah muntah hingga diare" kata Kepala Puskesmas Bantarkalong, Riski Tazali.

Berdasarkan informasi, para Pelajar SMK ini mengkonsumsi makan bergizi gratis berupa menu Ayam, tahu, timun, nasi dan jeruk.

"Awalnya biasa biasa saja, namun selama kurang lebih satu jam, mulai ada satu dua orang siswa yang katanya sakit perut, pusing hingga muntah Muntah," Kata seorang guru.

Namun semakin lama siswa yang merasakan sakit terus bertambah, hingga pihak sekolah segera meminta bantuan puskesmas untuk membawa para siswa ke puskesmas untuk mendapat perawatan.

"Kalau jumlah totalnya belum terdata secara pasti pa, karena tida semua di rawat di puskesmas cipatujah, ada juga yang di bawa ke bantarkalong," Katanya. (Adj)

Keracunan MBG MBG
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKonektivitas Tanpa Henti Dibalik Meriahnya Festival Kuliner Bandung 2025
Next Article AFKOT Tasikmalaya Optimis Tim Futsal Kota Tasikmalaya Lolos dari BK Porprov Jabar
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.