Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Karya Maestro Mang Koko Kembali Bangkit Melalui Pasanggiri Kawih
Arsip

Karya Maestro Mang Koko Kembali Bangkit Melalui Pasanggiri Kawih

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuli 27, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Karya Maestro Mang Komo Kembali Bangkit Melalui Pasanggiri Kawih
Yoga gandara bersama Ida Rosida putra Mang Koko
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

desak.id | Sebagai bentuk kecintaan dan kepedulian terhadap kesenian kawih Sunda agar diketahui dan dicintai oleh generasi muda di Jawa Barat, serta Sebagai upaya menumbuhkan kecintaan para pelajar terhadap kesenian sunda kususnya bidang kawih atau olah vokal, Yoga Gandara, salah seorang dosen asal kota Tasikmalaya sengaja menggelar Pasanggiri kawih Sunda karya maestro Mang Koko.

Pasanggiri kawih yang dikemas dalam bentuk rampak sekar tersebut, menampilkan karya karya Maestro Kawih Sunda Mang Koko. Rampak sekar ialah salah satu bentuk sajian dalam kesenian tradisional Sunda.

Bentuk kesenian rampak sekar masuk dalam kategori seni vokal yang mempunyai istilah di karawitan Sunda sebagai kawih yang ditampilkan secara berkelompok.

Dua karya Maestro Mang Komo yang akan dijadikan kawih pada Pasanggiri tersebut diantarannya kawih “Badminton” dan Batik Tasik”

Dua judul kawih tersebut sengaja dipilih, menurut ketua pelaksana kegiatan Yoga Gandara, atas rekomendasi dewan juri dengan beberapa pertimbangan diantaranya yakni karena Dua Lagu karya Maestro Mang Koko tersebut cukup fenomenal hingga kini masih sering terdengar mengalun dan masuk pada konteks Kantja Indihiang Karya Mang Koko.

Selain itu kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan yang sebelumnya para Guru Seni Budaya dan Basa Sunda jenjang SMA/SMK wilayah Jawa Barat khususnya Priangan Timur telah diberikan pelatihan berupa “Workshop Kawih Sunda Karya Mang Koko” pada 16 April 2026 bertempat di Hotel Harmoni Tasikmalaya

Dalam dialognya, Yoga Gandara menuturkan pasanggiri Kawih karya karya Mang koko ini mengusung tema “Mulasara Rumpaka, Ngariksa Nada: “Ngamumule Warisan Mang Koko pikeun Generasi Ngora”.

“Tema ini sengaja kami buat untuk lebih memotivasi para peserta, dimana mereka diharapkan tidak hanya sebatas mengejar target juara, namun yang lebih diharapkan dengan ikutnya mereka dalam pasanggiri ini maka secara langsung, telah ikut berpartisipasi dalam pelestarian budaya sunda, terutama bidang kawih sunda” Kata Yoga.

Mengangkat dua teman kawih Mang Koko pada sebuah pasanggiri ini, bisa jadi akan menjadi titik awal menanamkan rasa bangga terhadap seniman kahot asal kecamatan Indihiang, yang hingga kini karya karyanya masih sering terdengar mengalun.

“Pada kesempatan ini kami mencoba mewadahi melalui kegiatan ini dan memberikan apresiasi agar memmberikan stimulus untuk semakin mencintai kesenian Sunda khususnya kawih.” Tutur Yoga

Sedangkan format pasangiri kawih Mang Koko antar SMA se Priangan timur ini, dilakukan dengan melalui Babak penyisihan dilaksanakan dalam jaringan (daring). Minus one disediakan oleh panitia.

Babak final akan diambil 15 group/sekolah dan dilaksanakan secara langsung. Untuk finalis di babak final akan diiringi secara langsung dan pengiring dan disediakan oleh panitia. Total Hadiah yang disediakan yakni sebesar 10 juta rupiah.

“Kegiatan ini diselenggaran berkat dukungan Kementerian Kebudayaan, danaindonesiana, dan lpdp dalam penyelenggaraannya. Jadi bagi sekolah jenjang SMA/SMK silahkan mendaftar sesegera mungkin. Tutur Yoga sebagai Ketua Pelaksana.

Semenata itu menurut Filda Khotimatunajah salah satu peserta dari SMAN Cigalontang menuturkan Pasanggiri kawih karya Mang Koko ini menjadi sebuah kesempatan untuk mengekpresikan bakat dan fotensi siswa pada seni budaya sunda kususnya.

“Banyak orang yang mengatakan bahwaa anak anak muda sekarang sudah kurang mencintai kesenian sunda, kalau menurut saya, bukan kurang mencintai, tapi kurangnyan kesempatan untuk mengembangkan potensi dan berekpresi pada kesenian sunda,” Katanya.

Akan hal tersebut maka Filda berharap agar agenda pasanggiri sepertini ini, seharusnya dijadikan agenda rutin tiap tahun.
Kegiatan ini juga didukung oleh MGMP Seni Budaya dan Basa Sunda SMA dan SMK di wilayah Tasikmalaya.

Yayan Nuryana sebagai Guru Seni Budaya SMKN 1 Tasikmalaya sekaligua Ketua MGMP Seni Budaya SMK Kota Tasikmalaya menuturkan sangat mengapresiasi kegiatan ini yang dimulai dengan pelatihan kepada Guru dan selanjutnya Guru mendiseminasikan kepada siswanya melalui kegiatan pasanggiri ini.

“Harapannya kegiatan seperti ini dilaksanakan berlanjut dan tidak sampai disini” tuturnya. (Adj)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOJK dan Pemkab Sumedang Luncurkan Program KEJAR bagi Pelajar
Next Article BPBD Kota Tasikmalaya salurkan puluhan ribu liter air, prediksi puncak kemarau pertengahan oktober
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.