Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Che Guevara: Ikon Perlawanan yang Berakhir Jadi Sablonan Kaos Distro
Sosok

Che Guevara: Ikon Perlawanan yang Berakhir Jadi Sablonan Kaos Distro

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriSeptember 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Seorang pejuang anti-kapitalisme yang gambar mukanya paling laku dijual oleh sistem kapitalis itu sendiri
Seorang pejuang anti-kapitalisme yang gambar mukanya paling laku dijual oleh sistem kapitalis itu sendiri
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

desak.id | Kalau kamu rajin main ke toko distro, pasar kaget, atau sekadar nongkrong di warung kopi, wajah pria berbaret bintang dengan tatapan tajam ini hampir pasti pernah kamu lihat. Ya, dialah Ernesto “Che” Guevara.

Di buku sejarah dan poster demonstrasi mahasiswa, dia dipuja sebagai simbol revolusi anti-kemapanan yang tak kenal takut.

Tapi di dunia modern hari ini, Che Guevara tampaknya mengalami nasib paling ironis dalam sejarah: seorang pejuang anti-kapitalisme yang gambar mukanya paling laku dijual oleh sistem kapitalis itu sendiri.

Dari Dokter Paru-Paru Jadi Tukang Berontak

Sebelum namanya identik dengan senapan dan gerilya di dalam hutan, Che sebenarnya adalah seorang dokter muda asal Argentina. Kehidupannya berbalik 180 derajat setelah dia nekat keliling Amerika Latin naik sepeda motor tua.

Bukannya menikmati pemandangan indah, Che justru menyaksikan kemiskinan ekstrem dan ketimpangan sosial di mana-mana.

Dari perjalanan itu, jiwanya tergerak: “Ah, resep obat biasa nggak bakal mempan menyembuhkan penyakit sistemik ini. Harus pakai revolusi!”

Dia lalu bertemu Fidel Castro di Meksiko, naik kapal tua ke Kuba, dan sukses menggulingkan rezim diktator di sana. Sampai tahap ini, alur hidupnya masih sangat idealis dan heroik.

Sisi Manusiawi yang Jarang Ditulis Buku Sekolah

Buku pelajaran sering menggambarkan sosok besar secara terlalu sempurna, padahal Che juga punya sisi-sisi yang relatable sekaligus konyol:

  • Paling Anti Sama Sabun Mandi: Teman-teman gerilyanya konon sering mengeluhkan bau badan Che. Dia memang terkenal malas mandi dan lebih memilih fokus memikirkan taktik perang daripada memikirkan sabun.
  • Mantan Menteri yang Mudah Bosan: Setelah revolusi Kuba berhasil, dia sempat diangkat jadi Menteri Perindustrian dan Presiden Bank Nasional. Bayangkan, seorang pejuang gerilya harus duduk di balik meja mengurus angka-angka inflasi dan stok gula nasional. Hasilnya? Dia bosan setengah mati, memilih mundur, lalu balik lagi naik gunung ke Kongo dan Bolivia.

Korban Paling Sukses dari Pasar Bebas

Hal paling menggelitik dari warisan Che Guevara hari ini adalah bagaimana fotonya, yang awalnya dipotret secara spontan oleh Alberto Korda menjadi salah satu gambar paling banyak diproduksi massal di planet bumi.

Simbol perlawanan ini sekarang menempel rapat di:

  1. Kaos distro seharga 85 ribuan.
  2. Stiker kaca helm anak motor.
  3. Cangkir kopi di kafe-kafe kekinian.

Pria yang mengutuk sistem pasar bebas ini kini justru menjadi mesin pencetak uang bagi para pemilik pabrik garmen dan penjual merchandise.Sebuah komedi situasi sejarah yang sangat luar biasa.

Kenapa Sosoknya Tetap Asyik Dibahas?

Terlepas dari kontroversi politik dan nasib fotonya yang berakhir jadi barang dagangan, Che Guevara tetap menarik karena satu hal: konsistensi.

Di zaman sekarang, saat banyak orang gampang banting setir demi kenyamanan pribadi, Che adalah tipikal orang yang nekat mengejar idealismenya sampai titik darah penghabisan.

Dia membuktikan bahwa untuk jadi sosok yang terus dibicarakan berpuluh-puluh tahun kemudian, kamu tidak perlu jadi orang yang sempurna cukup punya sikap yang tegas, ideologi yang dipegang teguh, dan tentu saja, wajah yang photogenic saat difoto dari samping.

Che Guevara Pop Culture Sejarah Santai Tokoh Unik
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027
Next Article Desak.id Sekarang Banyak Ocehannya, Kurang-kurangin Seriusnya
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.