Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tekan Kemiskinan Pakai AI, Wali Kota Viman Alfarizi: “Ibarat Mancing, Kita Jangan di Lautan tapi di Akuarium!”

September 25, 2026

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
๐Ÿ“ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
๐Ÿ“
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda ยป Coba Ingatkan Efek Miras, Guru Ngaji di Tasikmalaya Dikeroyok 5 pemabuk
Arsip

Coba Ingatkan Efek Miras, Guru Ngaji di Tasikmalaya Dikeroyok 5 pemabuk

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriFebruari 16, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Aksi kejahatan terkadang dipicu oleh pengaruh miras atau minuman keras, terutama anak anak muda. Bahkan tak jarang mereka melakukannya dengan sangat bengis.

Hal tersebut seperti yang dialami seorang guru ngaji di Tamansari. Rendi Alyansyah (20) Rois Pontren Miftahul Falah menjadi korban kekerasan lima pemuda yang dibawah pengaruh miras.

Peristiwa kekerasan tersebut terjadi di Kampung Kubang suka Sindang Reret Kelurahan Tamansari Kota Tasikmalaya, pada ahad dinihari sekira pukul 04.00 wib.

Usai pulang dari pengajian hisbah, Rendi bersama 4 orang santri yang masih kecil, mencoba untuk mengingatkan mereka dengan sopan agar menghentikan meminum minuman keras.

Menurut Rendi terlihat lebih dari 6 botol berjejer sudah dalam kondisi kosong sudah terminum dan ada botol masih terisi penuh.

"Terus kalo saya minum, naon masalah maneh (terus kalo saya minum apa masalah dengan mu) sambil memegang botol miras dan mencoba untuk menghajar saya," ucap Rendi memperagakan para pemabuk tersebut.

Pakai Helm

Tak hanya disitu Rendi mengaku didorong dan digebuki, helm yang dia pakai pun dibuka paksa para pelaku dan dihajarkan ke mukanya.

Coba Ingatkan Efek Miras, Santri di Tasikmalaya Dikeroyok 5 pemabuk
Randi Guru Ngaji korban pengeroyokan

Saat itu, Rendi meminta kepada santri yang lain agar lari menyelematkan diri, sementara dia berupaya untuk melawan sendiri.

Kebetulan saat itu korban membawa korek api gas hasil dari rampasan di tempat lain saat para preman mengelar miras.

“Tadinya korek api gas ini mau saya serahkan ke Polsek Tamansari, sebagai barang bukti para preman yang sedang mabuk ditempat lain, nah saat saya di keroyok oleh mereka reflek saya meraba apa saja untuk mempertahankan diri saya nah yang saya pegang itu ya korek api gas itu, ya saya keluarkan, tapi rupanya mereka semakin beringas,” tambah Rendi

Akhirnya sejumlah warga yang kebetulan akan menjalankan sholat subuh melihat kondisi korban dan segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Dan melaporkannya ke pihak kepolisian sektor Tamansari.

Kapolsek Tamansari AKP Nuraini, membenarkan adanya kasus penganiayaan yang menimpa seorang santri diwilayahnya, dan melimpahkan kasus tersebut ke satreskrim Polres Tasikmalaya kota.

“Ya betul, dan kami limpahkan ke polres kota Tasikmalaya untuk penyidikan lebih lanjut ada di satreskrim,” ujarnya. (Dzm)

Pemabuk keroyok santri Santri dikeroyok pemabuk
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePimpin PAC ARWT Kecamatan Mangkubumi, Drs H Gusmawan akan Bentuk Koperasi ARWT
Next Article Resmi Dilantik, Kepler Sianturi Fokus Penataan PKL di Pedestrian
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Tekan Kemiskinan Pakai AI, Wali Kota Viman Alfarizi: “Ibarat Mancing, Kita Jangan di Lautan tapi di Akuarium!”

    September 25, 2026

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.