Banyumas, desak.id | Ada yang berbeda suasana malam Minggu di Alun Alun Purwokerto Banyumas Jawa Tengah, Sabtu 15 Agustus 2026, malam.
Divisi pendidikan Komunitas Pemuda Pemudi Mengabdi (PPM) Banyumas membuka lapak Pojok Literasi dan Edukasi Kita (PELITA) bagi para pengunjung.
Pojok literasi tersebut dilaksanakan berlandaskan visi Komunitas Pemuda Pemudi Mengabdi (PPM) Banyumas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pilar Pendidikan Berkualitas (SDGs Nomor 4).
Haikal PPM, salah satu inisiator PELITA mengatakan, Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat serta kebiasaan membaca pada anak-anak dan masyarakat umum melalui penyelenggaraan kegiatan membaca di ruang terbuka yang dipadukan secara interaktif dengan metode belajar sambil bermain.
“Dalam implementasinya, jangkauan program ini dirancang secara komprehensif untuk mencakup wilayah pedesaan hingga kawasan akademis guna memastikan pemerataan akses literasi,” terangnya kepada media.
Melalui pendekatan tersebut, PELITA diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan, menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan inklusif, serta menjadi sarana pembinaan kegiatan positif yang mempererat kebersamaan seluruh lapisan masyarakat.
“PELITA digelar setiap dua Minggu sekali mulai jam 4 sore sampai jam 8 malam, tepat dekat tiang bendera alun alun purwokerto,” tambahnya.
Bagi warga Purwokerto khususnya, yang ingin menambah khasanah literasi sambil bermain dan berinteraksi dengan warga lainnya, bisa datang beramai ramai ke Pojok Literasi PELITA setiap malam Minggunya.
Seperti diketahui, digitalisasi terus tumbuh tidak bisa terbendung, namun budaya literasi manual masih tetap bergema.
Melalui akses PELITA, masyarakat diajak untuk menghidupkan kembali budaya literasi membaca buku secara manual dan terbuka.

