Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
πŸ“ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
πŸ“
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda Β» Mahasiswa Tasik Sebut, Kinerja Walikota Tasik Sebatas Slogan Tanpa Aksi Nyata
Arsip

Mahasiswa Tasik Sebut, Kinerja Walikota Tasik Sebatas Slogan Tanpa Aksi Nyata

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuni 2, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Mahasiswa Tasik Sebut, Kinerja Walikota Tasik Sebatas Slogan Tanpa Aksi Nyata
Mahasiswa Tasik Sebut, Kinerja Walikota Tasik Sebatas Slogan Tanpa Aksi Nyata/ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Memperingati 100 hari kerja Viman – Diky, gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Kota Tasikmalaya menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Tasikmalaya, Senin 02 Juni 2025.

Mereka merasa kecewa lantaran aksi mereka tidak dihadiiri langsung oleh walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Dengan hal itu, mereka akan melakukan aksi lanjutan dengan jumlah massa lebih besar dalam waktu dekat ini.

Ketua BEM Universitas Siliwangi, Muhamad Risaldi, menyatakan bahwa aksi tersebut tidak menghasilkan apa pun sesuai harapan mahasiswa dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa konsolidasi akan kembali dilakukan untuk menyiapkan aksi lanjutan.

"Aksi hari ini jauh dari ekspektasi. Tidak ada dialog, tidak ada respons. Dalam waktu satu bulan ke depan kami akan turun kembali dengan massa yang lebih besar dan tuntutan yang lebih tegas," ujarnya kepada wartawan usai aksi.

Risaldi berpendapat, selama 100 hari pertama masa kepemimpinan Viman Alfarizi, tidak terlihat adanya langkah konkret yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menilai program kerja Wali Kota hanya sebatas slogan tanpa implementasi nyata.

"Jika dikalkulasi, mayoritas kegiatan Wali Kota selama 100 hari ini hanya bersifat seremonial. Tidak ada substansi, tidak ada solusi," tegasnya.

Aksi tersebut sempat memanas saat mahasiswa berusaha masuk ke halaman Balai Kota. Aparat kepolisian yang berjaga langsung menghalau massa, hingga sempat terjadi aksi saling dorong. Kendati demikian, situasi berhasil dikendalikan tanpa insiden serius.

Mahasiswa berharap, dalam aksi berikutnya, Wali Kota Tasikmalaya dapat hadir secara langsung untuk mendengar aspirasi publik, bukan sekadar menggelar acara simbolik yang dinilai jauh dari kebutuhan riil masyarakat.***

100 hari kerja viman dicky
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDPRD Sebut Tidak Dilibatkan dalam Pembahasan Pembelian Mobil Dinas Innova Zenix
Next Article Indosat dan GoTo Luncurkan Sahabat – AI Kapasitas 70 Miliar Parameter
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.