Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
๐Ÿ“ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
๐Ÿ“
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda ยป OJK dan BPS Umumkan Indeks Literasi Keuangan Nasional Meningkat
Arsip

OJK dan BPS Umumkan Indeks Literasi Keuangan Nasional Meningkat

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriMei 3, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Jakarta, intiraya.com | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) secara resmi mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025.

Hasil survei menunjukkan peningkatan signifikan, di mana indeks literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 80,51 persen.

Angka tersebut meningkat dari hasil SNLIK tahun sebelumnya, yakni indeks literasi 65,43 persen dan inklusi keuangan 75,02 persen.

Pengumuman hasil SNLIK disampaikan langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku PUJK, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, bersama Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, pada Jumat 02 Mei 2025 di Kantor BPS, Jakarta.

SNLIK 2025 merupakan hasil kolaborasi lanjutan antara OJK dan BPS setelah sebelumnya dilakukan pada 2024. Survei ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia, sekaligus menjadi acuan dalam merumuskan kebijakan strategis yang relevan.

SNLIK 2025 menggunakan dua pendekatan: Metode Keberlanjutan, yang mempertahankan cakupan sektor jasa keuangan sebagaimana survei tahun sebelumnya, dan Metode Cakupan DNKI yang memperluas cakupan dengan memasukkan entitas seperti BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, koperasi, hingga penyelenggara aset kripto.

Dalam metode Keberlanjutan, indeks literasi tercatat 66,46 persen dan inklusi 80,51 persen. Sementara itu, pada metode Cakupan DNKI, indeks literasi keuangan naik menjadi 66,64 persen dan inklusi melonjak ke angka 92,74 persen.

Pendataan SNLIK 2025 dilakukan pada 22 Januari hingga 11 Februari 2025 di 34 provinsi dan 120 kota/kabupaten, mencakup 10.800 responden berusia 15โ€“79 tahun.

Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode stratified multistage cluster sampling untuk memastikan representasi dari berbagai kelompok masyarakat.

Secara nasional, indeks literasi keuangan syariah tercatat hanya 43,42 persen, dengan inklusi keuangan syariah sebesar 13,41 persen. Hal ini menunjukkan perlunya penguatan strategi pada sektor keuangan syariah agar lebih menjangkau masyarakat luas.

Beberapa faktor memengaruhi tingkat literasi dan inklusi keuangan, antara lain:

Kawasan: Wilayah perkotaan menunjukkan angka lebih tinggi dibanding perdesaan.
Jenis Kelamin: Literasi pria lebih tinggi dibanding wanita, meski inklusi relatif seimbang.
Usia: Kelompok usia 26โ€“35 tahun mendominasi tingkat literasi dan inklusi tertinggi.
Pendidikan: Makin tinggi jenjang pendidikan, makin tinggi indeks literasi dan inklusi.
Pekerjaan: Pegawai/profesional, pengusaha, dan pensiunan memiliki tingkat literasi dan inklusi tertinggi dibanding petani atau mereka yang belum bekerja.

Dari sisi sektor, perbankan masih menjadi penopang utama literasi dan inklusi keuangan, dengan masing-masing indeks sebesar 65,50 persen dan 70,65 persen.

Hasil SNLIK 2025 menjadi referensi penting bagi OJK dalam menetapkan kebijakan dan strategi edukasi keuangan. Kelompok dengan indeks rendah seperti perempuan, masyarakat desa, pelajar, petani, dan kelompok pendidikan rendah akan menjadi fokus utama.

Langkah ini tertuang dalam berbagai dokumen strategis seperti Peta Jalan Pengawasan Perilaku PUJK, RPJMN 2025โ€“2029, dan RPJPN 2025โ€“2045. (***)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOJK Tasikmalaya Paparkan 5 Program TPAKD Selama Tahun 2025 dalam Rapat Pra Pleno dan Pleno
Next Article 3000 Peserta Ikuti QRIS UTHM 2025, Diharapkan jadi Event Tahunan
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.