Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » OJK Tasikmalaya Paparkan 5 Program TPAKD Selama Tahun 2025 dalam Rapat Pra Pleno dan Pleno
Arsip

OJK Tasikmalaya Paparkan 5 Program TPAKD Selama Tahun 2025 dalam Rapat Pra Pleno dan Pleno

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriMei 1, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, intiraya.com | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pangandaran terus meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan dalam rangka peningkatan ekonomi daerah.

Kepala Bagian PEPK dan LMS, Dendy Juandi mewakili Plt. Kepala OJK Tasikmalaya Melati Uman mengatakan sebagai daerah yang memiliki potensi ekonomi dari pariwisata dan bisnis perikanan, Pangandaran dapat meningkatkan perekonomian daerahnya melalui beberapa program inklusi dan literasi keuangan khususnya untuk UMKM.

“Peningkatan inklusi dan literasi keuangan merupakan kerja bersama dalam TPAKD yang terdiri dari OJK, BI, Pemerintah Daerah dan industri jasa keuangan,” kata Dendy, dalam Rapat Pleno TPAKD Pangandaran yang dilaksanakan di Kantor Bupati Pangandaran pada Rabu 30 April 2025.

Lebih lanjut, Dandy menyampaikan, program yang berkaitan langsung dengan UMKM adalah program Business Matching atau disebut dengan “Bangbara” (Bangga Buatan Pangandaran Juara), yang bertujuan untuk mempertemukan UMKM dengan perbankan dalam upaya pemberian pembiayaan.

“Program Bangbara ini nantinya akan dimulai dengan pendampingan awal berupa pelatihan untuk UMKM pemula yang belum pernah mendapatkan kredit/pembiayaan dari perbankan dengan tujuan akhirnya bisa meningkatkan produk dan jasa yang diberikan setelah mendapatkan pendanaan dan nantinya UMKM tersebut dapat naik kelas,” tambahnya.

Rapat Pleno turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pangandaran Apip Winayadi, perwakilan Bank Indonesia KPw Tasikmalaya, perwakilan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) antara lain perbankan dan asuransi serta TPAKD Kabupaten Pangandaran lainnya.

5 Program Kerja TPAKD

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pangandaran Apip Winayadi, memberikan penjelasan terkait dengan program kerja 2025 dan pentingnya kolaborasi bersama agar target yang telah ditentukan pada rapat pra pleno pada hari sebelumnya dapat tercapai.

“Terdapat 5 (lima) program kerja TPAKD pada tahun ini dan merupakan upaya peningkatan inklusi dan literasi keuangan untuk semua kalangan, oleh karena itu diperlukan adanya kerjasama antar semua pihak dalam TPAKD Pangandaran ini,” kata Apip.

Pada akhir sambutannya Apip menyampaikan 5 program kerja TPAKD antara lain:

a. Sarupaning (Satu Pelajar Satu Pembukaan Rekening)
b. Sabilulungan (Disabilitas Unggul Keuangan)
c. Bangbara (Bangga Buatan Pangandaran Juara)
d. OKE GAIS (Optimalisasi Kegiatan Edukasi Gerakan Aku Investor Saham)
e. Simpay (Sisikepan Mantep Payunkeun Syariah)

Pada kesempatan berbeda, sehari sebelumnya yaitu pada tanggal 29 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan yang sama yaitu Rapat Pleno TPAKD Kota Banjar Tahun 2025 bertempat di Kantor Walikota Banjar.

Mewakili Plt. Kepala Kantor OJK Tasikmalaya, Dendy Juandi Kepala Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategis menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian program kerja TPAKD Kota Banjar tahun 2024.

“Program kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2024 sebagian besar telah melampaui target terutama program unggulan yaitu Asuransi Mikro Pekerja Informal Banjar (SiRoker Manja) yang mencapai 106%,” ujarnya..

Dendy menuturkan untuk tahun 2025 program kerja sebelumnya selain inklusi keuangan di bidang asuransi juga nantinya inklusi keuangan dalam bidang perbankan untuk siswa dalam program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), edukasi keuangan Syariah dan Business Matching untuk UMKM akan terus dilaksanakan.

Selain itu adanya tambahan program kerja untuk meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di bidang pasar modal.

“Program rencana kerja TPAKD pada tahun ini terdapat tambahan satu program yang merupakan program kerja tematik yaitu inklusi dan literasi keuangan di pasar modal melalui program edukasi/Sekolah Pasar Modal (SPM),” ungkap Dendy.

Rapat Pleno turut dihadiri oleh Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjar, perwakilan Bank Indonesia KPw Tasikmalaya, Capital Market Consultan IDX (BEI) Jawa Barat serta perwakilan Lembaga Jasa Keuangan (LJK), Dinas terkait dan anggota TPAKD Kota Banjar lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Banjar Sudarsono menekankan peningkatan potensi ekonomi daerah melalui akses keuangan bagi masyarakat.

Menurutnya, Kota Banjar sebagai salah satu kota yang terus berkembang di Jawa Barat, memiliki potensi ekonomi yang sangat besar untuk digali dan dikembangkan.

Mulai dari sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi sebagian besar masyarakat, UMKM yang terus tumbuh dan berinovasi, hingga potensi generasi muda yang siap menjadi motor penggerak ekonomi di masa depan.

“Namun, kita juga menyadari bahwa masih terdapat kesenjangan dalam akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal,” ujar Sudarsono.

Lebih lanjut Sudarsono menyampaikan harapan untuk adanya komitmen dari semua pihak, baik dari unsur Pemerintah, perbankan, maupun lembaga keuangan non-bank untuk bersama-sama berkomitmen menyukseskan program-program tersebut.

“Kepada jajaran pemerintah Kota Banjar, saya menginstruksikan untuk memberikan dukungan penuh dalam implementasi program TPAKD. Dinas-dinas terkait agar dapat menyusun rencana aksi yang terukur dan terkoordinasi untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Sinergi antar OPD menjadi kunci keberhasilan program ini,” tandasnya.

Pada akhir sambutannya Sudarsono menyampaikan Inklusi keuangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga keuangan semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat dengan komitmen dan kerja keras bersama.

Berikut adalah 9 program kerja TPAKD Kota Banjar 2025:

a. Asuransi Usaha TaniPadi (AUTP)
b. AsuransiMikroPekerja Informal Banjar (SiRokerManja)
c. SatuRekeningSatuPelajar (KEJAR)
d. Digitalisasi Keuangan
e. Business Matching
f. AgenLakuPandai
g. Tabungan Emas
h. Edukasi Keuangan Syariah
i. Edukasi/SekolahPasar Modal (SPM)

Ke depan OJK akan terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam TPAKD sehingga memberikan dampak yang besar bagi masyarakat di daerah khususnya dalam peningkatkan literasi dan inklusi terhadap produk dan layanan jasa keuangan. (***)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRatusan Buruh Kota Tasikmalaya Berangkat ke Monas Hadiri Mayday Fiesta
Next Article OJK dan BPS Umumkan Indeks Literasi Keuangan Nasional Meningkat
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.