Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Polemik Normalisasi Irigasi Cikalang 2 Belum Usai, Masyarakat Temukan Dugaan KKN Ditubuh Pelaksana Proyek
Arsip

Polemik Normalisasi Irigasi Cikalang 2 Belum Usai, Masyarakat Temukan Dugaan KKN Ditubuh Pelaksana Proyek

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriApril 3, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Polemik Normalisasi Irigasi Cikalang 2 Belum Usai, Masyarakat Temukan Dugaan KKN Ditubuh Pelaksana Proyek
Polemik Normalisasi Irigasi Cikalang 2 Belum Usai, Masyarakat Temukan Dugaan KKN Ditubuh Pelaksana Proyek/dokpri heri
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Pekerjaan Proyek normalisasi Irigasi Utama Cikalang 2 kini dilaksanakan oleh pihak PT. Hutama Karya (Persero) selaku BUMN raksasa selaku maincon atau kontraktor utama masih menjadi polemik di masayarakat.

Forum Masyarakat Peduli Cikalang, menyoroti dugaan kualitas pekerjaan yang dilaksanakan sangat terkesan asal asalan. Masalah tersebut masih belum ada titik temu bahkan setelah beberapa waktu lalu digelar Audiens di DPRD Kota Tasikmalaya.

Heri Ferianto salah satu pemerhati lingkungan sekaligus ketua LSM Berantas mengatakan, terkait dengan proyek normalisasi irigasi utama Cikalang 2 tersebut tidak hanya perkejaan yang terkesan asal asalan tetapi diduga kuat adanya tindakan KKN.

Dalam Audiens yang dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2026 lalu di DPRD Kota Tasikmalaya, Heri menyampaikan bahwasanya pelaksanaan pekerjaan dengan Inpres pagu anggaran yang kurang lebih 5 Miliar tidak boleh disubkonkan akan tetapi dalam pelaksanaan khususnya proyek normalisasi irigasi cikalang dua disubkonkan.

Heri menemukan, dalam pelaksanaannya, pekerjaan tersebut disubkonkan kepada PT Total Primakon Perkasa, dimana AR pemilik PT tersebut merupakan kerabat salah seorang pejabat di BBWS Wilayah Citanduy.

"Dalam pengerjaan proyek ini saya tahu ada keterkaitan Conflict of interest. AR merupakan saudara dengan salahsatu pejabat BBWS bagian HUMAS, ini jelas AR itu merupakan titipan, padahal secara aturan pekerjaan di sub-kontraktor kan secara keseluruhan itu jelas dilarang. Karena yang boleh di subkontrak kan itu pekerjaan yg sifatnya spesialis," ungkapnya, Jumat 03 April 2026.

Namun tidak hanya pekerjaan yang terkesan asal asalan saja, Heri mengatakan, proyek tersebut meninggalkan beberapa kerugian materil kepada para pekerja dan warga.

"Pelaksanaan pekerjaan proyek normalisasi irigasi cikalang dua ini banyak sekali meninggalkan permasalahan termasuk upah pekerja & jasa kepada warga masih banyak yang belum dibayar, kompensasi kerugian kepada warga juga belum terselesaikan juga disposal atau sisa urugan tanah dan bebatuan dibiarkan begitu saja tertimbun di tanah/sawah milik warga, dan sampai sekarang AR belum sepenuhnya memberikan kewajiban tersebut, padahal jelas pemerintah sudah mengeluarkan sepenuhnya anggaran untuk pekerjaan cikalang dua," tambahnya.

Terkait dengan anggaran pemerintah yang sudah diturunkan semuanya untuk pekerjaan tersebut, dibenarkan oleh Deden bagian Humas PT. HK dan salahsatu pegawai BBWS yang hadir di saat audiens bahwasanya semua anggaran untuk pengerjaan normalisasi irigasi cikalang dua sudah dikeluarkan oleh pihak pemerintah.

Selanjutnya Heri mengatakan dengan adanya kontrak yang diduga bermasalah dan dipaksakan tersebut mengakibatkan kualitas pekerjaan yang buruk diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Menurutnya pekerjaan hanya diselesaikan secara volume fisik pasangan, tapi secara output tidak dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena air tidak mengalir dan cenderung berbalik ke arah hulu. Semua itu karena lemahnya pengawasan yang serius.

"Dengan hasil pekerjaan dan permasalahan permaslahan yang diakibatkan dari pekerjaan tersebut jelas ini tidak hanya merugikan pemerintah yang sudah mengeluarkan anggaran tetapi juga merugikan masyarakat baik materil maupun in materil," pungkasnya, (***)

bbws citanduy proyek cikalang 2
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKembali, Dalam Semalam 6 Mesin Pompa Air Warga Lenyap Digondol Maling
Next Article Buntut Pembakaran Padepokan Sesat, Tokoh Ormas Islam Tasikmalaya Desak MUI Segera Keluarkan Fatwa Sesat Kelompok Hobir STJ
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.