Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Sejumlah Ormas Islam Kota Tasikmalaya Tolak Konser HINDIA di Tasikmalaya, ini Alasannya
Arsip

Sejumlah Ormas Islam Kota Tasikmalaya Tolak Konser HINDIA di Tasikmalaya, ini Alasannya

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuli 10, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
KAHMI Tasikmalaya Minta Ketegasan Walikota Redam Polemik Konser HINDIA di Tasikmalaya
Baskara Putra saat tampil bersama .Feast di Joyland Festival, November 2024./wikipedia
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Konser HINDIA yang digawangi Baskara Putra, yang akan digelar di Kota Tasikmalaya, mendapat penolakan dari beberapa tokoh dan organisasi massa islam Kota Tasikmalaya.

Aksi penolakan tersebut disampaikan melalui audiensi dengan pihak Kepolisian Resort Kota Tasikmalaya, Kamis 10 Juli 2025, di Mapolres Tasikmalaya Kota.

Yogi yogaswara SH, Ketua Tim Advokasi Almumtaz, mengungkapkan 5 poin penolakan konser musik berbau Okultisme. Menurutnya, konser musik berbasis worldview Satanic, meski tanpa simbol dan lirik.

Berikut Lima poin alasan penolakan konser tersebut.

1. Worldview Tak Bisa Dinetralisir

Menurut Yogi, Musik bukan sekadar hiburan. Ia adalah ekspresi ruh & ideologi. Kalau ruh penciptanya adalah kufr (satanic), maka seluruh performa tetap pancarkan nilai kufr meski tanpa simbol.

"Menghapus simbol bukan berarti menghapus ruh. Mengundang mereka sama dengan membuka pintu wasilah kekufuran," terangnya.

2. Syubhat Lebih Berbahaya dari Haram Terang-Terangan

Mengutip Hadist Riwayat Bukhari – Muslim,“Barangsiapa jatuh dalam syubhat, maka ia jatuh dalam haram.”

Yogi menilai, Konser ini bukan netral. Tapi syubhat ideologis.Bungkusnya hiburan, isinya normalisasi kufr. Lama-lama umat kebal terhadap maksiat.

"Ini adalah strategi tadarruj iblisi (penyesatan bertahap)," tambahnya.

E. Musik sama dengan Media Penanaman Ruh dan Akidah

Dari Ibn Sina, musik bentuk maqam ruh.
Musik bukan netral.

"Jika berasal dari ruh kufr, maka pengaruhnya tetap racun — meski tanpa kata. Racun dalam gelas kristal tetap racun," tegasnya.

4. Melanggar Maqashid Syariah

Yogi mengungkapkan, dalam pelaksanaan konser musik tersebut, ada Dua maqashid syariah utama dilanggar yakni :

✅ Ḥifẓ ad-Dīn — Agama tergadaikan oleh ideologi musuh.
✅ Ḥifẓ al-‘Aql — Akal masyarakat dibius oleh narasi toleransi semu.

"Ini bukan ekspresi seni, tapi infiltrasi nilai," ucapnya.

5. Simbol Bisa Disembunyikan, Tapi Ruh Tidak

Yogi menjelaskan, Janji dalam bermusik“tak akan tampil satanik”adalah taqiyyah iblisiyyah yakni Taktik untuk masuk lewat pintu estetika.

"Tipu daya syaitan itu lemah…”ujar Yogi menukil dari ayat (QS An-Nisa: 76) bagi yang waspada. Tapi mematikan bagi yang permisif," ujarnya.

Melalui keterangan tersebut dengan lima alasan penolakan yang dipaparkan, Yogi menegaskan Konser ini WAJIB DITOLAK, karena:

1. Worldview kufr tidak bisa dinetralisir.
2. Musik = ekspresi ruh & nilai.
3. Syubhat lebih berbahaya dari haram terbuka.
4. Melanggar maqashid syariah (agama & akal).
5. Ini siasat pembiusan ideologis yang halus.

"Menolak konser ini sama dengan Muqawamah Aqidiyah. Sedangkan Membiarkannya sama dengan Membuka pintu penyusupan nilai kufr ke dalam hati umat," tandasnya. (Red)

baskara hindia Hindia
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral, Sepasang Suami Istri dari Banjar Patroman Jalan Kaki ke Bandung, Istri Pakai Kursi Roda
Next Article Di Duga Bekingi Judi Sabung Ayam, Oknum Polisi Polres Banjar Diamankan Propam
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.