Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
πŸ“ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
πŸ“
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda Β» Tanamkan Bahaya Komunisme dan Latennya, SMKs PK Nurusalam Salopa Gelar Nobar G 30 S PKI
Arsip

Tanamkan Bahaya Komunisme dan Latennya, SMKs PK Nurusalam Salopa Gelar Nobar G 30 S PKI

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriSeptember 30, 2024Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Intiraya, Tasikmalaya – Setiap tanggal 30 September bangsa Indonesia selalu di ingatkan dengan sebuah bola Sejarah kelam dan berdarah yang pernah menimpa bangsa ini di tahun 1965.

Peristiwa tragis ini disebut dengan Gerakan 30 September 1965 yang didalangi oleh partai komunis Indonesia dengan pola akan merubah kedaualatan bangsa ini dengan faham komunisme.

DN Aidit dan kawan kawan menculik dan membunuh 6 jendral dan 1 perwira muda dan 1 anak kecil putra jendral AH Nasution yang masih berusia 6 tahun, dengan dibunuh secara kejam dan memasukannya ke dalam sumur tua di sekitar Halim Perdana Kusuma yang dikemudian hari dikenal dengan nama lubang buaya.

Agar peserta didik selalu ingat Sejarah kelam bangsa ini, dan selalu waspada dengan bahaya laten komunis maupun faham komunis yang menyaru dalam faham faham neo komunis di abad ini, inilah yang mendasari Sekolah mengelar nobar (nonton bareng) film G 30 S PKi di sekolah mereka.

Kepala sekolah SMKs PK Nurusalam Dedi ZM menegaskan bahwa nonton bareng ini adalah sebagai Upaya sekolah menanamkan Kembali masa kelabu Sejarah bangs aini di tanggal 30 September tiap tahunnya.

β€œIni sangat penting bagi kami untuk menjelaskan secara visual kpd anak anak agar mereka benar benar mengetahui alur Sejarah yang sebenarnya dari peristiwa tersebut, jadi tak hanya mendapatkan perstiwa Sejarah ini secuil dari buku Sejarah mereka atau dari mapel PPKN,β€œ ungkapnya.

Ditambahkan Dedi bahwa kegiatan nobar inipun sudah menjadi tradisi tahunan disekolahnya dan akan terus ditanamkan sehingga para peserta didik mengetahui lebih dalam, bahkan khusus untuk kegiatan belajar mengajar dihari itu diganti dengan nonton Bersama.

β€œIni juga sebagai salah satu methode belajar bagi peserta didik, jadi setelah menonton anak anak akan mengumpulkan laporannya kepada para guru mereka,β€œ pungkasnya. (***)

G 30 s/pki
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMaksimalkan Jumlah Pemilih, KPU Kota Tasik Rangkul Kaum Marjinal
Next Article AL Mumtaz Undang Para ketua Geng Motor untuk Bersilaturhami Bersama Ulama
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.