Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Urgensi Sampah! Teni Ramdhani Sarankan Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya untuk Optimalisasi Sistem TPST di Setiap Kecamatan
Arsip

Urgensi Sampah! Teni Ramdhani Sarankan Dinas PUTRLH Kabupaten Tasikmalaya untuk Optimalisasi Sistem TPST di Setiap Kecamatan

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJanuari 12, 2025Updated:September 14, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Aktivis Mahasiswa Tasikmalaya, Teni Ramdhani, mendesak Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Lingkungan Hidup (PUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya untuk segera mengoptimalkan sistem Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di setiap kecamatan, 11 Januari 2025.

Desakan ini dilatarbelakangi oleh urgensi persoalan pengelolaan sampah yang belum tertangani dengan baik, sehingga berdampak buruk pada masyarakat dan lingkungan.

Teni menyoroti beberapa masalah mendesak yang membuat optimalisasi TPST harus di prioritaskan.

“Banyak masyarakat yang membuang sampah ke Sungai Cimawate/Ciwulan, ke tepi jalan yang sepi, rumah kosong, dan hutan karena minimnya fasilitas pengelolaan sampah yang disediakan pemerintah," ujar Teni kepada media.

Menurutnya, hal ini merusak ekosistem, mengotori alam, mencemari air dan udara yang menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

Kabupaten Tasikmalaya menghasilkan sekitar 900 ton sampah per hari, namun hanya 13% atau sekitar 117 ton yang tertangani oleh pemerintah daerah.

"Hal ini berarti sekitar 783 ton sampah tidak terkelola dengan baik setiap harinya, berpotensi menumpuk dan mencemari lingkungan," katanya.

Ia menambahkan, akar masalah ini berasal dari minimnya armada pengangkut sampah yang menyebabkan beberapa kecamatan tidak terjangkau layanan pengelolaan sampah dan kurangnya fasilitas pengelolaan sampah yang disediakan oleh pemerintah.

"Masyarakat di desa-desa sering kebingungan membuang sampah karena mobil pengangkut jarang datang dan tidak di semua desa ada program bank sampah yang efektif, Kondisi ini harus segera diatasi dengan solusi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” jelasnya

Keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah, seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), menyebabkan penumpukan sampah di beberapa kecamatan. Minimnya infrastruktur dan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah memperparah kondisi ini.

Rekomendasi Strategis

Dalam audiensi yang direncanakan bersama Dinas PUTRLH, Teni dan Rekan rekan akan menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya:

1. Pembangunan TPST di Setiap Kecamatan: Memastikan setiap kecamatan memiliki TPST yang mampu mengelola sampah organik dan anorganik secara optimal.

2. Optimalisasi Armada Pengangkut Sampah: Menambah jumlah dan memperluas jangkauan layanan mobil pengangkut sampah ke desa-desa yang belum terlayani.

3. Pemberdayaan Pemuda dan Masyarakat: Melibatkan generasi muda dalam proses pembangunan dan pengelolaan TPST melalui program kerja sama atau kemitraan dengan pemerintah.

4. Mendorong Ekonomi Lokal Berbasis Lingkungan: Mengintegrasikan sistem pengelolaan sampah dengan peluang usaha seperti daur ulang, pembuatan kompos, dan produksi energi terbarukan.

5. Peningkatan Edukasi dan Kesadaran Lingkungan: Mengadakan program edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah dan dampak buruk pembuangan sampah sembarangan.

Teni juga mengkritisi implementasi Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah, yang mengamanatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Menurutnya, aturan tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan fasilitas dan infrastruktur yang memadai dari pemerintah.

“Bagaimana masyarakat bisa berpartisipasi jika pemerintah belum menyediakan fasilitas pengelolaan sampah yang konkret dan mudah diakses? Komitmen pemerintah dalam menyediakan infrastruktur adalah kunci untuk mendorong partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Lalu Teni Menyampaikan, pembangunan TPST tidak hanya tentang menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga membuka ruang ekonomi baru yang dapat melibatkan Masyarakat khususnya para Pemuda.

“Dengan melibatkan pemuda melalui kemitraan proyek, kita tidak hanya menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang positif bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” imbuhnya

Teni berharap dengan ini akan menjadi titik awal untuk menciptakan langkah konkret dari Dinas PUTRLH dan pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan sampah.

“Dalam waktu yang se singkat singkat nya kami bersama rekan akan audiensi dengan pihak terkait, Kami mendesak agar masalah ini dijadikan prioritas, karena kebersihan lingkungan adalah hak dasar masyarakat yang harus diperhatikan oleh pemerintah,” pungkasnya.

Dengan ini, Teni Ramdhani mengajak masyarakat dan semua pihak terkait untuk bersatu dalam mendukung terciptanya sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, demi Tasikmalaya yang lebih bersih dan sehat. (***)

berita tasikmalaya Sampah
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article10 Pernyataan Sikap DPW FPI Kota Tasikmalaya Terkait Kasus Asusila Terhadap Anak Dibawah Umur
Next Article Aksi Kemanusiaan Menwa Unper Tingkatkan Kesadaran Donor Darah di Lingkungan Kampus
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.