Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
πŸ“ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
πŸ“
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda Β» 140 Pengelola Bumdes di Kabupaten Tasikmalaya dapat Pelatihan Literasi Keuangan dari OJK
Arsip

140 Pengelola Bumdes di Kabupaten Tasikmalaya dapat Pelatihan Literasi Keuangan dari OJK

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriOktober 24, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
140 Bumdes di Kabupaten Tasikmalaya dapat Pelatihan Literasi Keuangan dari OJK dan TPAKD
140 Bumdes di Kabupaten Tasikmalaya dapat Pelatihan Literasi Keuangan dari OJK dan TPAKD
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Kantor OJK Tasikmalaya bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tasikmalaya terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di wilayah Priangan Timur termasuk kepada pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang berperan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu bentuk sinergi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Pelatihan Laporan Keuangan dan Analisis Kelayakan Usaha bagi BUMDes se–Kabupaten Tasikmalaya di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Kamis (23/10).

Kegiatan yang diikuti oleh 140 peserta ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas manajerial BUMDes agar mampu mengelola usaha secara profesional dan akuntabel.

Kepala Bagian Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis OJK Tasikmalaya Dendy Juandi dalam sesi literasi keuangan menyampaikan bahwa OJK akan terus meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, Bank Indonesia, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

β€œUntuk meningkatkan inklusi keuangan khususnya bagi UMKM yang belum pernah mendapatkan pembiayaan kepada lembaga jasa keuangan diperlukan adanya pendampingan berupa beberapa pelatihan khususnya pelatihan pencatatan keuangan dan analisis keuangan usaha. Dengan pencatatan yang rapi, laporan keuangan menjadi kredibel, sehingga proses pengajuan kredit atau pembiayaan menjadi lebih cepat, lebih baik dan peluangnya lebih besar,” kata Dendy.

Pendampingan ini tidak berakhir hanya literasi keuangan, pelatihan laporan dan analisis keuangan usaha namun diperlukan adanya langkah lanjutan sampai dengan pemantauan pencairan pembiayaan.

β€œKegiatan ini bukan akhir, melainkan awal dari program inklusi dan literasi keuangan. Pendampinan ini harus mencakup semua kebutuhan UMKM dalam hal ini BUDEs dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, mulai dari perbaikan produk, strategi pemasaran sampai dengan monitoring usahanya,” lanjut Dendy.

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi dalam sambutannya menekankan pentingnya sistem pelaporan keuangan yang baik sebagai fondasi utama dalam pengelolaan usaha. Ia menyampaikan bahwa pelaporan yang tertib adalah cerminan dari tata kelola yang profesional.

“BUMDes diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai unit usaha, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi desa yang mampu menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Peningkatan kapasitas usaha BUMDes, yang diawali dari pencatatan keuangan yang benar, pada akhirnya akan memperkuat pembangunan desa secara keseluruhan,” kata Asep.

Selain itu Asep juga menegaskan pentingnya integritas dalam pengelolaan keuangan BUMDes dengan menegaskan bahwa seluruh pengelola wajib bersikap jujur dan profesional.

“Pengelolaan keuangan harus didasarkan pada prinsip kejujuran dan akuntabilitas. Hindari segala bentuk tekanan atau intervensi dari pihak luar yang dapat mengganggu independensi manajerial. Dengan tata kelola yang baik dan mandiri, BUMDes akan maju, berkembang, dan menjadi pilar ekonomi yang kuat di tingkat desa,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Azhar Livaldy Setyawiguna, Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Asep Darisman, Ketua KADIN Kabupaten Tasikmalaya Cecep D. Abdul Qoyum dan Ketua Bumdes Kabupaten Tasikmalaya Tutus Suryadi.

OJK Tasikmalaya bersama TPAKD Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmen untuk terus memperluas literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat. Kegiatan pelatihan ini menjadi bukti nyata upaya membangun ekosistem keuangan yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

bumdes literasi keuangan OJK
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRetribusi Sampah Tidak Maksimal, Feri : Target Kami Mengurangi Volume Sampah di TPA
Next Article Awali Pekerjaan yang Baik Ala SMPN 1 Padakembang dengan Solawat
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 2026

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.