Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Perkuat Pasokan Komoditas Pangan Strategis, TPID Kota Tasik dan TPID Blitar Sepakati KAD
Arsip

Perkuat Pasokan Komoditas Pangan Strategis, TPID Kota Tasik dan TPID Blitar Sepakati KAD

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuni 23, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Desak.id | TPID Kota Tasikmalaya terus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah melalui langkah yang semakin terstruktur, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Sebagai salah satu daerah yang berhasil menjaga inflasi serta meraih apresiasi dalam TPID Awards 2025, Kota Tasikmalaya menjadi salah satu rujukan praktik dalam pengendalian inflasi daerah.

Pengalaman tersebut turut mendorong kunjungan Kabupaten Blitar untuk mempelajari strategi pengendalian inflasi yang dilakukan Kota Tasikmalaya, sekaligus memperkuat kolaborasi melalui kesepakatan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) antara kedua wilayah.

Perkembangan inflasi Kota Tasikmalaya terus terkendali. Pada Mei 2026, inflasi Kota Tasikmalaya tercatat sebesar 2,82% (yoy), masih berada dalam rentang sasaran inflasi nasional.

Capaian ini menunjukkan bahwa pengendalian inflasi daerah berjalan baik, daya beli masyarakat tetap terpelihara, dan aktivitas ekonomi daerah dapat terus bergerak secara berkelanjutan.

Dalam menjaga stabilitas harga, sinergi dan kolaborasi antardaerah menjadi semakin penting. Inflasi pangan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi produksi di satu wilayah, tetapi juga oleh kelancaran distribusi, kesinambungan pasokan, serta keterhubungan antara daerah produsen dan daerah konsumen.

Karena itu, KAD menjadi salah satu terobosan penting untuk memperkuat fondasi pengendalian inflasi Kota Tasikmalaya.

Sebagai langkah konkret, TPID Kota Tasikmalaya melaksanakan KAD dengan TPID Kabupaten Blitar. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat pasokan komoditas pangan strategis, mendukung stabilitas harga, serta menjaga keterjangkauan pangan bagi masyarakat.

Kesepakatan KAD tersebut ditandatangani pada 23 Juni 2026 oleh Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A., bersama Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M. Kegiatan turut disaksikan dan didampingi oleh Wakil Bupati Blitar, Ketua DPRD Kabupaten Blitar, serta Ketua DPRD Kota Tasikmalaya.

Kehadiran para pimpinan daerah dan unsur legislatif tersebut mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam memperkuat pengendalian inflasi melalui kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan.

KAD Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Blitar memiliki nilai strategis mengingat Kabupaten Blitar merupakan salah satu sentra produsen telur ayam di Jawa Timur maupun nasional.

Produksi telur Kabupaten Blitar mencapai sekitar ±432 ton per hari. Selain telur ayam, Kabupaten Blitar juga memiliki potensi komoditas hortikultura unggulan, antara lain cabai rawit, belimbing, pisang cavendish, nanas Banasari, dan melon.

Potensi pasokan tersebut semakin kuat karena didukung oleh kelembagaan ekonomi daerah yang baik, terutama melalui unit koperasi dan perusahaan daerah dengan tata kelola yang terstruktur.

Dukungan kelembagaan ini menjadi modal penting untuk memastikan kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan, tetapi dapat berlanjut pada implementasi yang konkret, terukur, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Melalui KAD ini, Kota Tasikmalaya memiliki peluang untuk memperkuat kesinambungan pasokan pangan strategis, khususnya pada periode meningkatnya permintaan maupun saat terjadi tekanan pasokan.

Dengan rantai pasok yang lebih terhubung, stabilitas harga diharapkan dapat lebih terjaga, sehingga daya beli masyarakat tetap terlindungi.

Ke depan, KAD antara Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Blitar diharapkan menjadi model kolaborasi antardaerah yang efektif dalam memperkuat pengendalian inflasi.

Kerja sama ini tidak hanya penting bagi Kota Tasikmalaya, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi stabilitas harga dan ketahanan pasokan pangan di wilayah Priangan Timur secara umum.

Bank Indonesia Tasikmalaya bersama TPID akan terus memperkuat koordinasi, pemantauan harga, serta dukungan terhadap berbagai langkah pengendalian inflasi daerah.

Sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pelaku usaha, lembaga ekonomi daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (***)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKetua Mengundurkan Diri, Damas Aprianur SH Pegang Kendali Organisasi DPC Peradi Kota Tasikmalaya
Next Article Muscab VI DPC PAN se Kota Tasikmalaya, Jaga Solidaritas dan Kekompakan Kader
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.