Desak.id | Wakil walikota Tasikmalaya, Rd Diki Candra lagi lagi membuat pernyataan heboh, dia mengungkapkan malu memimpin Kota Tasikmalaya.
Bukan tanpa alasan, Diki mengungkapkan, sebagai pemimpin di kota ini, dirinya belum berkontribusi banyak kepada masyarakat.
Ia menyebutkan setiap masyarakat punya hajat atau kegiatan, hanya bisa hadir saja tanpa memberikan kontribusi materil yang bisa meringankan beban masyarakat.
“Sebenarnya malu, belum berkontribusi banyak. Ada undangan kegiatan saya hanya hadir saja, kebanyakan tidak memberikan dukungan yang reel untuk setiap kegiatan di masyarakat,” ungkap Diki kepada media, Minggu 23 Agustus 2026.
Namun dirinya juga bangga, karena meski demikian masyarakat memiliki kemandirian yang tinggi ketika ada kegiatan sering dilaksanakannya secara swadaya.
“Meski malu, saya juga bangga masyarakat bisa melaksanakan setiap kegiatan yang saya hadiri itu secara swadaya tanpa bantuan biaya dari pemerintah. Saya salut dengan hal itu,” tambahnya.
Diki juga beruntung punya 4 kawan di pusat yang selalu siap membantu demi pembangunan dan kemajuan kota Tasikmalaya sebut saja salah duanya, Komeng anggota DPD RI dan Lola Anggota DPR RI.
Diki mengungkapkan, setiap ada kegiatan di masyarakat atau ada aspirasi dari masyarakat yang tidak bisa ditangani oleh pihak Pemkot, dirinya selalu menghubungi 4 kawannya itu.
“Kalau ada rejeki ya selalu saja ada yang ngirim bantuan, tapi kalau belum ada rejekinya, mungkin lain kali atau untuk urusan yang lain,” terangnya.
Terakhir yang menjadi catetan Diki disini, yakni, setiap kegiatan yang dilaksanakan masyarakat terutama para pemuda pemudinya perlu didukung secara nyata, apalagi yang sifatnya membangun secara sosial dan ekonomi.
“Dengan tanpa bantuan dari pemerintah, Alhamdulillah kegiatan kegiatan di masyarakat tetap berjalan. Makanya kita hanya baru bisa hadir saja,” katanya.
Seperti contoh event terbesar tahunan PORSENI madrasah Diniyah tingkat provinsi Jawa Barat, Diki mengaku Tasikmalaya hanya menyediakan tempatnya saja. Itu menandakan bahwa secara finansial Kota Tasikmalaya belum siap tapi secara tempat dan waktu selalu hadir. (***)

