Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Di Gerebek Ormas Islam, Penjual Miras Oplosan dan Tuak Pecahkan Sendiri Botolnya, Sementara Obat Daftar G di Kota Tasikmalaya Semakin Masif
Arsip

Di Gerebek Ormas Islam, Penjual Miras Oplosan dan Tuak Pecahkan Sendiri Botolnya, Sementara Obat Daftar G di Kota Tasikmalaya Semakin Masif

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriFebruari 28, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Sejumlah santri dan laskar dari gabungan ormas islam Jumat Malam 28 Februari 2026 kembali menemukan dan mengamankan sejumlah pengedar obat obat daftar G dan miras oplosan serta arak siap edar di sekitar Tasikmalaya.

Berbekal informasi dari sejumlah warga yang sudah jengah dan resah dengan peredaran miras oplosan dan obat daftar G ini, laskar ormas islam bergerak ke sebuah kios pinggir jalan di jalan utama Kawalu Kota Tasikmalaya, tepatnya di rest area Urug.

Sekilas nampak sebuah warung yang menjual makan dan minuman seperti biasanya, namun saat laskar meminta ditunjukan botol botol minuman dengan cukup kooperatif sang penjual sebut saja  M (4 ) menunjukan sejumlah botol yang ia sembunyikan didapur dan di semak semak.

Kuat dugaan si penjual ini adalah jaringan penjual tuak dan miras oplosan di wilayah Tasikmalaya selatan, ini terbukti dari pengakuannya bahwa dia kerap kali disuplai dari bandarnya di Bandung dan Banjar.

“Saya hanya menerima kiriman dari bandar di Bandung pak, untuk diedarkan di sini, keuntungannya sih antar Rp.300.000 sd Rp.500.000 per carton tergantung banyaknya pembelian,” ujarnya.

Target dia tentu adalah generasi muda yang masih labil dalam agama dan suka menegak miras / tuak dengan harga murah. Dan lebih parahnya lagi bapak satu anak ini menjual miras oplosan berupa suntikan dengan cairan lain.

“Inikan saya hanya menyiapkan botol kosong nya saja, terus nanti saya tuangkan atau istilahnya disuntik dengan cairan alkohol lain itu saja pak, kalau yang aslinya saya simpan di semak semak, dan untuk tuak satu kantong itu saya jual Rp. 10.000 pak,” ungkapnya.

Usai diserahkan ke pihak Polsek Kawalu, tim laskar bergerak lagi ke kota Tasikmalaya, untuk memeriksa peredaran obat daftar G yang dijual bebas oleh para pelaku peredaran obat terlarang.

Betul saja, setelah dijebak melalui pembelian via COD, akhirnya laskar menemukan dugaan bandar obat di sebuah kos kosan di bilangan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, tepatnya di jalur dua menuju pasar Cikurubuk.

Kos kosan ini memang nampak kumuh dan kerap kali dipakai ajang transaksi esek esek. Menurut sejumlah warga sudah beberapa kali pihaknya mengingatkan yang memiliki kosan agar melaporkan penghuni barunya.

“Tapi mereka bandel pak, ya kami sering kecolongan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Dari salah satu kos, laskar ormas islam menemukan ratusan obat daftar G yang siap jual diantaranya jenis tramadol, hexamine dan double Y, obat obat ini tentu adalah (obat keras / Daftar G) dan harus menggunakan resep dokter karena jika disalah gunakan akan berdampak pada kerusakan jaringan saraf dan lain lain.

Dari ratusan butir ini, Y (27) warga sambong Kota Tasikmalaya ini, mengaku dikirim dari seseorang bernama “S“ warga Aceh yang kerap menjadi incaran polisi dan ormas islam karena di aini merupakan pelaku penyebaran obat obat terlarang di Tasikmalaya.

Dari kosan ini pula ormas islam mengamankan sejumlah Perempuan yang diduga akan membeli obat obat tersebut dan disinyalir adalah para penjaja sex di sekitar Cilembang Kota Tasikmalaya.

Akhirnya para penjual obat daftar G dan sejumlah perempuan gak jelas inipun digelandang ke mapolsek Mangkubumi guna dimintai keterangan. (dzm)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKerap Meresahkan Umat Islam, Ulama Desak Pemkab Tasikmalaya Tutup Tempat Ibadah Aliran Sesat Ahmadiyah
Next Article Gerakan Pangan Murah di Bulan Ramadan, Langkah Kongkret Polres Tasikmalaya Ringankan Beban Masyarakat
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.