Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » OJK Bersama TPAKD Sumedang Fokuskan Penguatan Akses Kuangan Inklusif dan Berkelanjutan
Arsip

OJK Bersama TPAKD Sumedang Fokuskan Penguatan Akses Kuangan Inklusif dan Berkelanjutan

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriFebruari 5, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
OJK Bersama TPAKD Fokuskan Penguatan Akses Kuangan Inklusif dan Berkelanjutan
OJK Bersama TPAKD Fokuskan Penguatan Akses Kuangan Inklusif dan Berkelanjutan
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Sumedang, desak.id/ | OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Sumedang menetapkan fokus penguatan akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan pada 2026 melalui pengembangan keuangan syariah, peningkatan kapasitas UMKM, perluasan partisipasi investor ritel, serta pemberdayaan ekonomi berbasis desa untuk semakin mendorong perekonomian daerah.

Arah program tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno TPAKD Kabupaten Sumedang yang digelar di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Kamis, 4 Februari 2026.

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menyampaikan bahwa program kerja TPAKD Kabupaten Sumedang tahun 2026 telah disusun selaras dengan Roadmap TPAKD 2026–2030 serta kebijakan nasional dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

“TPAKD dinilai memiliki peran strategis sebagai forum sinergi di daerah untuk mendorong akses pembiayaan yang lebih merata, berkualitas, dan berdampak nyata bagi perekonomian masyarakat,” kata Nofa.

Nofa menambahkan bahwa keberhasilan TPAKD Kabupaten Sumedang sepanjang tahun 2025 menjadi fondasi yang kuat dalam penguatan kualitas program ke depan.

Prestasi Kabupaten Sumedang sebagai Pemenang TPAKD Award 2025 Wilayah Jawa–Bali mencerminkan efektivitas kolaborasi antar pemangku kepentingan serta konsistensi pelaksanaan program yang tepat sasaran.

Sementara itu, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Asep Uus Ruspandi, menyampaikan bahwa kinerja TPAKD Kabupaten Sumedang pada tahun 2025 menunjukkan hasil yang sangat positif.

Seluruh program kerja TPAKD, antara lain Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (LAKUPANDAI), Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR), Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir, business matching UMKM, serta program literasi dan inklusi pasar modal, berhasil melampaui target yang telah ditetapkan, baik dari sisi pelaksanaan kegiatan maupun capaian output.

Rapat Pleno juga membahas pengembangan sejumlah program baru pada tahun 2026, antara lain optimalisasi keuangan syariah di lingkungan pesantren, penguatan business matching sektor pertanian dan UMKM perempuan, peningkatan partisipasi investor saham di kalangan masyarakat produktif, serta pemberdayaan desa wisata sebagai penggerak ekonomi lokal.

Dukungan terhadap arah program kerja tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, yang berharap program-program TPAKD mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, mendorong aktivitas ekonomi produktif, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah secara berkelanjutan melalui sinergi lintas pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, OJK menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelaksanaan program kerja TPAKD Kabupaten Sumedang, tidak hanya dari sisi pencapaian kuantitatif, tetapi juga peningkatan kualitas program agar memberikan dampak yang berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi OJK, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, TPAKD Kabupaten Sumedang diharapkan semakin memperkuat perannya dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.

Program kerja TPAKD Tahun 2026 diarahkan untuk memastikan peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang berdampak nyata bagi penguatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Hasil Pleno TPAKD Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Rapat Pleno turut dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Bursa Efek Indonesia Provinsi Jawa Barat, perangkat daerah, pimpinan lembaga jasa keuangan, serta perwakilan perguruan tinggi dan akademisi di Kabupaten Sumedang.

OJK tpakad sumedang
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKetika Pemerintah Menutup Pintu dan Aksi Evaluasi Kinerja Dituding Biang Kerok Kericuhan
Next Article Soroti Dugaan Kelalaian Pelayanan di RS Hermina, DPRD dan Dinkes Minta Evaluasi Total
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.