Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Pengamanan Produksi dan Peningkatan Efisiensi Rantai Pasok Untuk Mendukung Stabilitas Harga
Arsip

Pengamanan Produksi dan Peningkatan Efisiensi Rantai Pasok Untuk Mendukung Stabilitas Harga

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuni 14, 2024Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

intiraya | Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Priangan Timur menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) sekaligus mengikuti bersama arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2024 yang dilaksanakan secara daring, Jumat (14/06/24).

Kegiatan dilaksanakan di Bale Priangan Kantor BI Tasikmalaya dengan mengusung tema “Pengamanan Produksi dan Peningkatan Efisiensi Rantai Pasok Untuk Mendukung Stabilitas Harga”.

Kegiatan di hadiri para perwakilan pimpinan daerah se priangan timur. Pelaksanaan HLM TPID se-Priangan Timur yang disinergikan dengan Rakornas Pengendalian Inflasi 2024 merupakan upaya bersama untuk menjaga stabilisasi harga maupun kepastian pasokan pangan ditengah berbagai risiko dan tantangan ketahanan pangan yang saat ini sedang dan akan kita hadapi.

Kepala BI Tasikmalaya, Aswin Kosotali, dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal mengenai upaya pengendalian inflasi di Priangan Timur.

Lesson Learned pengendalian inflasi tersebut antara lain :
1) komoditas bahan pangan masih menjadi faktor utama tekanan inflasi di Priangan Timur;
2) Faktor struktural (infrastruktur, sapras, dan kelembagaan) yang belum optimal sehingga mendorong gejolak harga pangan; dan
3) Program pengendalian inflasi perlu diselaraskan antar lembaga agar dapat menyasar pengendalian inflasi jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

Menurutnya, saat ini kita dihadapkan dengan risiko anomali cuaca yang akan berdampak pada peningkatan harga pangan khususnya beras dan hortikultura.

Kabar baiknya, meskipun pada awal tahun tekanan inflasi di Priangan Timur tergolong tinggi namun pada bulan April tekanan inflasi mulai melandai dan berbalik menjadi deflasi pada bulan Mei 2024.

“Hal ini terjadi tidak lepas dari upaya bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam melakukan upaya pengendalian inflasi di wilayah priangan timur,” terangnya.

Aswin menyampaikan rekomendasi pengendalian inflasi melalui penguatan strategi 4K yang disinergikan dengan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) merupakan upaya mutlak agar sasaran inflasi berada pada rentang target nasional sekaligus menjaga daya beli masyarakat.

TPID Priangan Timur dapat melakukan berbagai hal diantaranya penguatan peran BUMD pangan sebagai agregator untuk melakukan kerjasama dengan daerah pemasok (KAD), program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian dalam rangka menjaga ketersediaan pangan, serta pemanfaatan dana BTT dalam dukungan transportasi pengiriman bahan pangan.

Selanjutnya, dalam rangkaian Rakornas Pengendalian Inflasi 2024 yang dipimpin Presiden Republik Indonesia, menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan TPID dalam menjaga stabilitas harga, pengamanan produksi dan peningkatan efisiensi rantai pasok melalui:

1. Pengamanan produksi pangan untuk mengantisipasi dampak anomali cuaca dan kekeringan yang berkepanjangan melalui pembangunan infrasruktur penyediaan air untuk pertanian seperti pompa dan waduk.

2. Mendorong upgrade sistem pertanian dengan pemanfaatan teknologi dan smart agriculture yang berfokus pada komoditas unggulan di daerah.

3. Mendorong investasi pada sektor hilirisasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai tambah.

4. Membangun sistem distribusi yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok.

“Selaras dengan arahan Presiden RI, seluruh TPID di Priangan Timur terus berupaya melakukan perbaikan untuk memastikan stabilitas harga tidak hanya jangka pendek, namun juga jangka panjang,” pungkasnya. (Rls)

BI kpw Tasikmalaya pengendalian inflasi daerah
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDesiminasi Media yang berkualitas, Demi Pilkada Serentak 2024 yang Aman dan Damai
Next Article Kpw BI Tasikmalaya Bersama Pemkab Ciamis Resmikan Web R
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.