Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Si Kutang Minta ke Bapa Aing, Agar Lahan Kosong di Cikiray Ditanami Bambu
Arsip

Si Kutang Minta ke Bapa Aing, Agar Lahan Kosong di Cikiray Ditanami Bambu

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriOktober 20, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | "Rek nyaah ka. Urang cikiray mah teu kedah dibere nanaon, pangminuhankeun we leuweung awi, kanggo pibekeleun kahirupan masyarakat, haturnuhun bapa aing".

Potongan vidio yang disampaikan kepala Desa Salawu Tatang Somantri viral Di Media Sosial.

Bahkan sejak di upload pada bulan oktober melalui Sosial Media tiktok, hingga kini sudah di tonton lebuh dari 500 kali.

Dalam Vidio utuh saat itu, Tatang atau yang akrab di panggil "si Kutang" atau Si Kuwu Tatang, terlihat sedang berada di area sentral pembuatan kerajinan yang berada di kampung Cikiray desa Salawu.

Di sekitarnya nampak beberapa orang warga sedang beraktifitas membuat aneka kerajinan berbahan bambu.

Saat di konfirmasi ke kantor bale desa Salawu "Si Kutang" Membenarkan atas apa yang ia sampaikan di vidio tersebut.

"Iyah itu memang saya, waktu lagi ngontrol ke sentral pembuatan kerajinan dikampung cikiray," kata Tatang.

Mengenai apa yang disampaikan pada vidio tersebut Tatang mengatakan, semua itu karena terdorong atas keprihatinan pemerintah desa terhadap masyarakat dilingkungan kampung cikiray.

"Masyarakat kampung cikiray itu, sejak nenek. Moyang dulu, bahkan dari jaman belanda, kehidupannya itu mengandalkan dari olahan kerajinan yang berbahan bambu." Kata Tatang.

Namun seiring berjalannya waktu, pohon bambu di kebun kebun bambu milik warga, yang menjadi bahan baku utama pembuatan kerajinan, makin hari semakin berkurang, bahkan nyaris punah.

"Memang ada ketidakseimbangan ya, antara pohon yang ditebang dengan pertumbuhan pohon. Dalam seminggu misalkan yang di tebang ada seratus pohon, sementara yang tumbuh kembali atau sirungnya untuk bisa sampai di tebang kembali itu membutuhkan waktu hampir setahun lebih," terangnya.

Saat ini, di wilayah kampung Cikiray sudah tinggal sedikit sekali pohon bambu yang siap tebang. Akibatnya banyak kebun kebun bambu Milik warga yang di biarkan kosong.

"Beberapa bulan lalu kami sudah melakukan pendataan pada beberapa kebun bambu milik warga yang sudah kosong tidak ada lagi pohon nya, dan total luas secara keseluruhannya ada 10 hektar," Kata Tatang.

Berkurangnya pohon mambu di kampung Cikiray, berdampak pada menurunnya jumlah produksi kerajinan tangan yang berbahan bambu.

Hal tersebut seperti yang yang diungkapkan Firman, salah seorang pengrajin anyaman bambu, untuk memenuhi kebutuhan bahan baku anyaman saat ini, banyak warga yang terpaksa membeli mambu dari luar daerah.

"Dengan terjadinya sulitnya bahan baku berupa bambu, memang berdampak pada adanya sedikit pengurangan jumlah produksinya, karena kita membeli bambunya dari luar daerah, sedangkan harganya memang diatas harga yang ada di cikiray, karena ada beban transport, tetapi karena terdesak kebutuhan bahan, bagi yang mampu mah ya terpaksa di beli saja," katanya.

Mengenai apa yang sampaikan kepala desa Salawu dalam vidio yang beredar di media sosial, banyak warga yang mendukungnya.

"Memang kenyataannya seperti itu, bagi warga cikiray mah, asal tersedia bambu, maka kehidupannya bisa sejahtera, karena satu kampung ini mah 90 persen, mata pencahariannya membuat kerajinan anyaman bambu" Kata warga. (Adj)

Si kutang
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMobil MBG Masuk Jurang, Ratusan Menu Berantakan 
Next Article OJK Tasikmalaya Catat Kondisi IJK Stabil dan Terjaga
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.