Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tekan Kemiskinan Pakai AI, Wali Kota Viman Alfarizi: “Ibarat Mancing, Kita Jangan di Lautan tapi di Akuarium!”

September 25, 2026

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
✍️ Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
✍️
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Tinggal di Wilayah yang Sama dengan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Mak Oyeh Luput Perhatian Pemerintah
Arsip

Tinggal di Wilayah yang Sama dengan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Mak Oyeh Luput Perhatian Pemerintah

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriSeptember 7, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Tinggal di Wilayah yang Sama dengan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Mak Oyeh Luput Perhatian Pemerintah
Tinggal di Wilayah yang Sama dengan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Mak Oyeh Luput Perhatian Pemerintah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya | Tinggal di rumah sederhana bersama seorang anaknya penderita epilepsi, Mak Oyeh (75) warga Depok RT 004 RW 003, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, harus menjalani ketir kehidupan dengan penuh kesabaran.

Ironinya, di tengah keterbatasan yang dihadapi, Mak Oyeh luput dari perhatian pemerintah Kota Tasikmalaya.

Ia bahkan tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS. Padahal, jika melihat kondisinya, Mak Oyeh merupakan salah satu warga yang layak mendapat bantuan pemerintah.

Lebih mirisnya lagi, tempat tinggal Mak Oyeh berada satu wilayah dengan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, namun hal itu tak memberi dampak positif bagi dirinya. Faktanya Mak Oyeh luput dari perhatian wakil rakyat.

Pemerintah melalui DPRD mestinya bisa hadir mengadvokasi warganya yang tidak mampu, menjembatani mereka agar mendapatkan haknya. Namun hingga kini Mak Oyeh tetap terabaikan.

Melihat kondisi memilukan yang dihadapi Mak Oyeh, Yayasan Padi Nusantara Sejahtera memberikan bantuan pangan berupa beras, bingkisan, dan sejumlah uang tunai, Minggu 7 September 2025.
Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyambung hidup Mak Oyeh dan anaknya yang setiap hari harus berjuang melawan keterbatasan.

Dengan mata berkaca kaca, Mak Oyeh bercerita tentang pahit ketir kehidupan yang harus ia jalani.

“Emak mah teu acan kantos nampi bantosan sapertos nu sanes. Saurna mah tos diusulkeun tapi teu acan kenging wae. (Emak mah belum pernah menerima bantuan seperti yang lain. Katanya sudah diusulkan tapi belum dapat),” ucapnya lirih.

Tinggal bersama dengan seorang anaknya yang memiliki riwayat penyakit epilepsi, jika penyakitnya tidak sedang kambuh, anaknya bekerja sebagai buruh bantu pengrajin dompet disekitar rumahnya.

Dewan Pembina Yayasan PNS, Iwan Restiawan, mengatakan, potret yang dihadapi Mak Oyeh, adalah bentuk nyata ketidakpedulian pemerintah terhadap warganya.

“Mak Oyeh dalam setahun terakhir kondisi kakinya tidak bisa berjalan. Jika hendak ke toilet diluar rumah, harus dengan cara ngesot. Andai pemerintah bisa hadir memberi solusi, mungkin bisa membantu meringankan beban hidupnya,” tutur Iwan.

Pihaknya hanya bisa membantu sesuai kemampuan. Seharusnya negara hadir membantu warganya yang kurang mampu. Jika pemerintah serius dalam menangani persoalan kemiskinan, tidak boleh ada lagi kasus seperti Mak Oyeh.

“Kalau sistem pendataan dan distribusi bantuan berjalan dengan baik, maka warga miskin seperti Mak Oyeh harusnya menjadi prioritas. Ini bukan soal belas kasihan, tapi soal hak dasar warga,” ujar Iwan.

Kisah Mak Oyeh, mestinya menjadi cambuk bagi para pemegang kebijakan di Kota Tasikmalaya. Wakil Rakyat jangan cuma hadir saat butuh suara mereka, dengan ragam janji di ucap. Saat rakyat membutuhkan mereka hilang tanpa jejak.

Bahkan, kata Iwan, perhatian pemerintah kalah oleh Kepolisian Resort Tasikmalaya Kota yang selama ini konsisten membersamai aksi sosial yang dijalankan Yayasan.

“Terimakasih pak Kapolres Tasikmalaya Kota atas bantuan yang sudah diberikan. Semoga bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” ucapnya. (***)

ketua dprd kota tasikmalaya
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleMiris, Gaji Guru Ngaji di Tasikmalaya Setara Semangkok Bakso
Next Article Suami Suka Main Judol, Emak Emak di Tasikmalaya Kecewa Bansos yang Diterima kena Coret
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Tekan Kemiskinan Pakai AI, Wali Kota Viman Alfarizi: “Ibarat Mancing, Kita Jangan di Lautan tapi di Akuarium!”

    September 25, 2026

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.