Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Peristiwa

Longsor Timbun Jalan di Bojonggambir, Arus Lalu lintas Lumpuh Total

×

Longsor Timbun Jalan di Bojonggambir, Arus Lalu lintas Lumpuh Total

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Hujan deras yang terjadi hampir seharian telah mengakibatkan terjadinya bencana longsor di Kecamatan Bojonggambir, Selasa 11 November 2025 sekira pukul 14.30 WIB.

Bencana tanah longsor tersebut mengakibatkan jalan raya yang tepatnya berada di kampung Gemong Desa Mangkonjaya tertutup tanah yang jatuh dari tebing setinggi 15 meter.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidaK sampai Menimbulkan korban jiwa, karena lokasi kejadian jauh dari permukiman penduduk.

Warga dan petugas dari polsek Bojonggambir yang tiba di TKP tak bisa berbuat banyak, hal tersebut karena longsoran tanah yang menutup jalan sangat tebal hingga mencapai ketebalan tinggi 5 meter dan panjang 7 meter.

Selain itu puluhan pepohonan yang bertumbangan pun nampak berserakan diantara longsoran tanah tersebut.

Akibatnya arus kendaraan baik roda dua maupun roda empat dari arah Taraju menuju Bojonggambir atau sebaliknaya tak bisa melintas sama sekali.

"Untuk sementara kita belum bisa berbuat banyak, mengingat cuaca yang masih hujan sehingga di khawatirkan akan terjadi longsor susulan," kata kapolsek Bojonggambir IPDA Agus Sukmana.

Selain itu kata Agus, pembersihan material longsor tidak mungkin bisa dilakukan dengan peralatan manual,

"Kalaupun bisa oleh warga pasti akan membutuhkan waktu yang lama, karena tanah longsoran yang menutup jalan bukan hanya tanah, tapi juga banyak pepohonan yang juga ikut bertumbangan ke jalan sehingga berserakan bercampur tanah" terang Agus.

Akan hal tersebut maka Kapolsek pun langsung melakukan koordinasi dengan Polres untuk meminta bantuan alat berat.

Untuk Sementara, sambil menunggu alat berat, pihaknya siagakan anggota dan warga di sekitar TKP, untuk menjaga agar jangan sampai ada warga yang melintas.

"Karena dikawatirkan akan terjadi longsor susulan, apalagi jiga melihat kondisi tanah tebing yang sepertinya berpotensi terjadi longsor," pungkas Agus. (Adj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *