Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut
Arsip

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriAgustus 7, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut
OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Desak.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut terus memperkuat akses keuangan bagi sektor pertanian melalui pengembangan ekosistem pembiayaan terintegrasi untuk komoditas unggulan kentang.

Untuk mendukung upaya tersebut, OJK dan Pemerintah Kabupaten Garut menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Akses Keuangan untuk Pengembangan Komoditas Unggulan Kentang dalam Mendukung Pengembangan Ekonomi Daerah Kabupaten Garut Tahun 2026 yang diselenggarakan di Taman Teknologi Pertanian, Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Rabu (5/8).

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut tersebut dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Garut, Dinas Pertanian, lembaga jasa keuangan, BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan penjaminan, koperasi, offtaker, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

FGD bertujuan mengidentifikasi tantangan pengembangan komoditas kentang, memetakan kebutuhan pembiayaan, penjaminan, dan asuransi pertanian, serta merumuskan skema ekosistem pembiayaan terintegrasi yang menghubungkan seluruh pelaku dalam rantai nilai agribisnis guna menciptakan usaha yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Kepala OJK Tasikmalaya yang diwakili oleh Asisten Manajer OJK Tasikmalaya Putu Arya Wirasetyanta mengatakan bahwa penguatan akses keuangan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“OJK melalui TPAKD terus mendorong terbentuknya ekosistem pembiayaan yang terintegrasi sehingga petani tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga dukungan penjaminan, perlindungan asuransi, serta kepastian pasar.

Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan sektor pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Putu Arya.

Kabupaten Garut merupakan salah satu sentra produksi hortikultura nasional dengan komoditas kentang sebagai salah satu andalan daerah.

Namun demikian, pengembangannya masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan akses pembiayaan formal bagi petani, berakhirnya Program UPLAND sebagai salah satu sumber dukungan pembiayaan, serta belum optimalnya integrasi rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Sementara itu, Bagian Perekonomian Daerah Kabupaten Garut, Rina, menyampaikan apresiasi atas inisiatif OJK Tasikmalaya yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu forum kolaboratif.

“Pemerintah Kabupaten Garut menyambut baik inisiatif OJK melalui pelaksanaan FGD ini. Komoditas kentang merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah. Melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis dapat memperkuat ekosistem agribisnis kentang, meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar Rina.

Melalui FGD ini, OJK bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh anggota TPAKD berkomitmen menyusun rekomendasi strategis yang mencakup identifikasi permasalahan pengembangan komoditas kentang, pemetaan kebutuhan pembiayaan, penyusunan skema ekosistem pembiayaan terintegrasi, serta rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan melalui program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED).

Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem agribisnis kentang, meningkatkan akses keuangan bagi petani, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Garut secara berkelanjutan. (***)

ojk tasikmalaya
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolda Jabar tangkap pengunggah konten Provokasi di Media sosial
Next Article Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 2026

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.