Jujur saja, kami sudah jenuh dengan berita formal. Berita yang tiap hari isinya cuma “si A menanggapi si B” atau kebijakan kaku yang dibahas dengan bahasa formal yang bikin mengantuk.
Berita formal itu penting, tapi kadang kita cuma butuh tempat buat mengeluh, menertawakan hal konyol di sekitar, atau sekadar mempertanyakan kenapa harga es teh bisa beda-beda padahal rasanya sama saja.
Mulai hari ini, desak.id resmi putar arah. Kami bukan lagi portal berita yang sok resmi. Kami memilih jadi ruang tongkrongan—tempat membaca tulisan yang santai, satir, dan punya sudut pandang menarik.
Kalau kamu punya cerita absurd, unek-unek yang memendam, atau sekadar ocehan segar yang ternyata relatable buat banyak orang, desak.id sekarang jadi rumahmu.
Selamat datang di wajah baru desak.id. Mari berkabar tanpa perlu pakai setelan jas.

