Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » HMPS HKI INU Tasikmalaya Selami Kearifan Lokal Lewat Kunjungan Budaya ke Kampung Naga
Arsip

HMPS HKI INU Tasikmalaya Selami Kearifan Lokal Lewat Kunjungan Budaya ke Kampung Naga

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriMei 10, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, intiraya.com | Himpunan mahasiswa hukum Keluarga Islam INUTASIKMALAYA melakukan kunjungan edukatif ke Kampung Naga, salah satu kampung adat yang terletak di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat adat yang masih mempertahankan nilai-nilai tradisional Sunda secara turun-temurun.

Rombongan disambut hangat oleh warga Kampung Naga dan langsung diajak menyusuri anak tangga menurun menuju permukiman.

Peserta kunjungan mendapat kesempatan untuk menyaksikan langsung rumah-rumah adat berbentuk panggung yang seragam dan tertata rapi, serta berbagai aktivitas masyarakat seperti menenun, bertani, dan membuat kerajinan tradisional.

Ketua umum HMPS HKI INU Tasikmalaya Zildan Agung menanyakan ke salah satu kuncen kampung naga Pak Iin terkait asal usul nama Kampung Naga.

Pak Iin menyebutkan bahwa istilah diberi nama Kampung Naga karena wilayahnya terdapat Handapeun gawir (Bawah Tebing.red).

Dengan nada bercanda, Iin menyebutkan, mitosnya bahwa naga tersebut memang ada di sungai Ciwulan tetapi tidak terlihat (Ghaib) karena masuk ke kaleng susu beras brands (susu beruang).

Dalam kunjungan tersebut, Iin, menjelaskan berbagai aturan adat yang harus ditaati, termasuk larangan menggunakan listrik, teknologi modern, dan pembangunan beton.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen mereka dalam menjaga kelestarian alam dan budaya.

Kampung Naga telah menjadi destinasi wisata budaya yang menarik, tidak hanya bagi wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara.

Pemerintah daerah menyambut baik kegiatan seperti ini karena turut mendukung pelestarian budaya sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami sangat senang bisa belajar langsung tentang kearifan lokal dan nilai-nilai gotong royong yang masih dijaga dengan baik di sini,” ujar Zildan Agung Ketua Umum HMPS HKI INUTASIKMALAYA .

Zildan berharap, dengan kunjungan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya Nusantara.(***)

Hmps HKI INU Tasikmalaya kampung naga
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDemi Akses Perum, Batas Desa Sukaraharja Cisayong Diduga Dirusak Pengembang
Next Article Kecewa, Warga Sambongpari Tanam Pohon Pisang di Jalan Rusak
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.