Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Pisah sambut KPLP Lapas kelas IIB Tasikmalaya, Over Capacity jadi perhatian Kalapas
Arsip

Pisah sambut KPLP Lapas kelas IIB Tasikmalaya, Over Capacity jadi perhatian Kalapas

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriAgustus 29, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

desak.id | Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Dicky Candra Negara, menghadiri pisah sambut kepala pengamanan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Jumat 28 Agustus 2026 di Lapas Kota Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut, Diki menekankan pentingnya komunikasi dan kreativitas dalam membangun kedekatan antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tasikmalaya dengan masyarakat maupun berbagai instansi.
‎
‎Menurut Dicky, keberhasilan dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat tidak terlepas dari pola komunikasi yang efektif.

Selain itu, kreativitas warga binaan juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di dalam lapas.
‎
‎”Kalau kita lihat dan saksikan videonya, betapa Pak Yadi sudah sangat dekat dengan masyarakat. Salah satu kunci kedekatan dengan masyarakat dan instansi lainnya adalah pola serta sistem komunikasi yang baik,” ujar Dicky.
‎
‎Ia mencontohkan berbagai kegiatan kreatif yang dilakukan warga binaan, salah satunya keterampilan membuat kopi dan kegiatan produktif lainnya. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk kreativitas yang perlu terus dikembangkan.
‎
‎”Jadi kuncinya ada dua K, yaitu kreativitas dan komunikasi,” katanya.
‎
‎Dicky berharap Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya yang baru, Dimas Aditya Naraharyya, dapat melanjutkan pola komunikasi dan kreativitas yang telah dibangun sebelumnya.
‎
‎Ia menilai warga binaan merupakan bagian dari masyarakat, baik yang berasal dari Kota Tasikmalaya maupun Kabupaten Tasikmalaya.

Karena itu, program pembinaan harus diarahkan agar mereka memiliki bekal dan keterampilan yang dapat bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.
‎
‎”Mudah-mudahan Pak Dimas bisa menjalankan komunikasi dan kreativitas yang luar biasa. Kreativitas itu untuk keluarga binaan karena mereka juga merupakan warga kita, sebagian dari Kota Tasikmalaya dan sebagian dari Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.
‎
‎Dicky juga berharap komunikasi dan sinergi antara pihak lapas dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai lembaga dan instansi lainnya dapat terus diperkuat.
‎
‎”Harapan saya, mudah-mudahan ketika mereka keluar dari lapas, mereka bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Kunci kesuksesan lapas ke depan adalah komunikasi dengan masyarakat dan lembaga-lembaga lainnya, termasuk instansi terkait,” jelasnya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Ismet Sitorus, S.H., M.Si., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Pengamanan sebelumnya, Yadi Suryaman, A.Md.IP., M.H., atas kontribusinya selama bertugas di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.
‎
‎”Kepada Pak Yadi, kami ucapkan terima kasih karena sudah memberikan kontribusi besar di Lapas Tasikmalaya. Banyak hal yang sudah dilakukan. Saya berharap di tempat yang baru, Pak Yadi juga bisa terus berkarya,” kata Ismet.

‎Ia juga menyambut kedatangan Dimas Aditya Naraharyya, A.Md., S.Tr.PAS., M.M., sebagai Kepala Pengamanan yang baru.
‎
‎”Kepada KPLP yang baru, kami ucapkan terima kasih dan selamat datang di Lapas Tasikmalaya. Saya berharap beliau dapat segera bersosialisasi dan beradaptasi dengan kondisi yang ada di lapas,” sambungnya.
‎
‎Ismet juga menyinggung persoalan kelebihan kapasitas yang masih menjadi salah satu tantangan Lapas Kelas IIB Tasikmalaya.

Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pimpinan serta sejumlah pihak terkait untuk mencari solusi atas persoalan tersebut.
‎
‎Salah satunya melalui upaya pemindahan sebagian warga binaan serta melakukan audiensi dengan pemerintah daerah, baik Pemerintah Kota Tasikmalaya maupun Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.
‎
‎”Karena overcapacity lapas ini, kami juga sudah berkoordinasi dengan pimpinan untuk mengambil beberapa langkah, termasuk pemindahan warga binaan. Kemudian kami juga melakukan audiensi dengan pemerintah setempat, baik wali kota maupun bupati,” jelas Ismet.
‎
‎Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya telah menyambut baik komunikasi tersebut dan membuka ruang untuk membantu mencari solusi terkait persoalan yang dihadapi Lapas Tasikmalaya.
‎
‎”Kami sudah bermohon dan ketika audiensi, Pak Bupati berkenan memfasilitasi. Memang banyak langkah yang harus dilaksanakan. Insyaallah kita berdoa mudah-mudahan ada solusi untuk mengantisipasi dan mengatasi persoalan ini,” ujarnya. (***)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNyawang Bulan di Cikiara dapat Apresiasi dari Wakil Walikota Tasikmalaya
Next Article Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan di Puncak HIM
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.