Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026

Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan di Puncak HIM
Arsip

Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan di Puncak HIM

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriAgustus 29, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

desak.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Priangan Timur dan seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi dalam membangun budaya menabung dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan sejak usia sekolah.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026 yang mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan”.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor OJK Tasikmlaya, Rabu (26/8), ini menjadi momentum kolaborasi OJK, industri jasa keuangan, pemerintah daerah, satuan pendidikan dan tenaga pendidik dalam membentuk generasi muda yang cerdas dan memiliki karakter finansial yang kuat.

Hari Indonesia Menabung merupakan kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya inklusi keuangan.

Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan edukasi keuangan dan perluasan akses terhadap produk dan layanan termasuk melalui pembukaan rekning tabungan bagi pelajar dan anak.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati menyampaikan bahwa penguatan literasi keuangan sejak usia sekolah semakin penting seiring semakin luasnya akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.

“Hari Indonesia Menabung bukan sekadar peringatan seremonial. Kita ingin menumbuhkan budaya menabung sekaligus membentuk kemampuan anak-anak dalam mengelola keuangan secara bijak sejak dini. Menabung adalah latihan membangun karakter, karena di dalamnya anak belajar menunda keinginan, menentukan prioritas, merencanakan masa depan, dan menghargai proses,” kata Nofa.

Pada kegiatan tersebut, OJK Tasikmalaya juga mengukuhkan Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Segmentasi Prioritas Pelajar kepada 18 pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya yang merupakan pelajar binaan Lembaga Jasa Keuangan.

Para Duta Literasi Keuangan tersebut berasal dari SMAN 1 Tasikmalaya, SMAN 5 Tasikmalaya, SMKN 1 Tasikmalaya, SMAN Plus Pesantren Amanah, SMAN 6 Tasikmalaya, SMK Plus YSB Suryalaya, SMAN 2 Tasikmalaya, SMAN 9 Tasikmalaya, SMK Bina Lestari PUI, dan SMA Al Muttaqin.

OJK PEDULI merupakan program yang mendorong hadirnya Duta Literasi Keuangan untuk mengedukasi dan mendiseminasikan informasi keuangan kepada komunitas dan masyarakat luas.

Kehadiran Duta Literasi Keuangan diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi keuangan sehingga peningkatan literasi keuangan dapat berlangsung secara lebih masif dan merata melalui multiplier effect.

“Kami berharap Duta Literasi Keuangan benar-benar menjadi penggerak di sekolahnya. Mereka harus mampu menjadi teladan dalam menabung dan mengelola keuangan, sekaligus mengajak teman sebaya untuk semakin cerdas menggunakan produk keuangan dan terhindar dari berbagai risiko keuangan. Dengan demikian, edukasi keuangan dapat tumbuh dari lingkungan sekolah dan diteruskan dari pelajar kepada pelajar lainnya,” ujar Nofa.

Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan prosesi pelepasan mobil SiMOLEK (Sarana Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan) OJK bersama sembilan Mobil Edukasi/Kas Keliling perbankan di wilayah Priangan Timur. Mobil edukasi/ kas keliling tersebut bergerak menuju sekolah binaan masing-masing untuk melaksanakan kegiatan edukasi keuangan sekaligus medekatkan akses layanan keuangan kepada pelajar.

Kegiatan edukasi keuangan serentak pada segmentasi pelajar juga diikuti oleh 29 industri jasa keuangan bank dan non-bank di Wilayah Priangan Timur kepada 44 sekolah yang menyasar lebih dari 4.000 siswa ditingkat SD – SMP – SMA/Sederajat.

Pelepasan tersebut menjadi simbol komitmen bersama OJK dan industri perbankan untuk menhadirkan edukasi keuangan secara langsung di ingkungan sekolah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Kolaborasi antara OJK Tasikmalaya dan industri jasa keuangan di wilayah Priangan Timur telah memberikan hasil yang positif. Sepanjang Juni 2025 sampai dengan Agustus 2026, industri jasa keuangan di wilayah Priangan Timur telah melaksanakan 438 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau sekitar 44 ribu pelajar.

Selain edukasi, kegiatan tersebut juga diikuti dengan pembukaan sekitar 29 ribu rekening tabungan pelajar/anak dengan total nominal tabungan mencapai Rp5,5 miliar.

Pemimpin Bank BJB Cabang Tasikmalaya selaku Ketua FKIJK Priangan Timur, Fina Petrina Ahmad, menyampaikan bahwa industri jasa keuangan memiliki komitmen yang sama untuk terus memperluas jangkauan edukasi dan akses keuangan kepada generasi muda.

“FKIJK Priangan Timur berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama OJK dan seluruh pemangku kepentingan. Bagi kami, peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin kehadiran industri jasa keuangan memberikan manfaat nyata, tidak hanya dengan membuka akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga membangun pemahaman dan kebiasaan keuangan yang sehat sejak usia sekolah,” ujar Fina.

Kegiatan Puncak HIM dan Bulan Literasi Keuangan 2026 turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tasikmalaya, Pimpinan dan perwakilan Lembaga Jasa Keuangan perbankan dan nonbank yang berkedudukan di Kota Tasikmalaya, serta para guru pendamping Duta Literasi Keuangan.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi dalam membangun ekosistem literasi keuangan yang semakin kuat di lingkungan pendidikan.

Melalui rangkaian Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026, OJK Tasikmalaya bersama FKIJK Priangan Timur dan seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi dan akses keuangan serta mendorong terbentuknya generasi muda yang cerdas, mandiri, bijak dalam mengelola keuangan, dan mampu melindungi diri dari berbagai risiko keuangan.

OJK berharap kolaborasi tersebut terus diperkuat sehingga literasi keuangan tidak berhenti sebagai program, tetapi tumbuh menjadi budaya dan bekal bagi generasi muda dalam mempersiapkan masa depan. (***)

Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePisah sambut KPLP Lapas kelas IIB Tasikmalaya, Over Capacity jadi perhatian Kalapas
Next Article Tagih janji pembenahan, AMT serukan perlawanan untuk Pemkot Tasikmalaya
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026

    Penataan Kawasan Dadaha Kena Sembur DPRD: Konsepnya Bagus, Tapi Kenapa Telat Sosialisasi?

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.