Desak.id | Diajang kegiatan FLS3N kabupaten Tasikmalaya yang beberapa bulan telah dilaksanakan. SMKN Bantarkalong merupakan salah satu yang terbanyak meraih prestasi, dari delapan cabang mata lomba yang berhasil meraih juara, satu diantaranya cabang mata lomba Komik Digital yang diraih Sherilya Rahma Zakia siswa kelas X RPL SMKN Bantarkalong.
Di temui di sekolahnya Sherilya menuturkan rasa bangganya karena telah bisa mengharumkan nama baik sekolahnya. Padahal keikutsertaannya diajang FLS3N awalnya hanya coba coba karena ajakan tema temanya.
“Awalnya hanya untuk mencari pengalaman saja, makanya waktu itu saya tidak terlalu berharap akan bisa meraih prestasi juara. Apalagi sampai juara pertama,” katanya.
Sedangkan mengenai awal mula Sherilya yang tinggal di kampung Sukahideng Desa Cipicung tertarik pada komik digital, karena sejak sekolah dasar ia paling hoby menggambar.
“Berawal dari melihat film kartun lucu seperti kartun My little pony. Sejak saat itu, saya tanpa sadar mulai lebih banyak menggambar, entah itu gambar manusia yang masih terlihat kaku, gambar coretan acak, atau itu gambar kuda yang terinspirasi dari kartun My little pony yang memotivasi saya untuk menggambar selama ini di halaman belakang buku pelajaran hingga terkadang malah membuatnya penuh.” Kata gadis yang juga hobyy mendengarkan musik ini.
Menyadari hobinya adalah mengambar saat itu juga ia mulai mengimprovisasi dengan sendirinya tanpa ada bimbingan secara langsung kecuali dengan belajar mandiri atau otodidak dari internet karena jarang ada yang bisa menggambar di lingkungan sekitar saya.
“Awalnya memang susah, keluar dari zona nyaman dan mencoba hal asing. Dan terkadang Ini membuat saya frustasi dan berakhir dengan menelantarkan gambar yang bahkan belum saya selesaikan karena memang masih asing,” ujarnya.
Tapi hal tersebut tak membuatnya putus asa, bahkan menurut anak dari pasangan bapa Uus dan ibu Santi Holisany perlahan tapi pasti ia terus mengasah kemampuannya berimajinasi menuangkan ide idenya diatas goresan kampas.
Peningkatan kemampuan dalam membuat komik digital, membuat guru pembimbingnya Makmur Komara S. Kom atau yang biasa di panggil Amung semakin berani menampilkan Sherilya ke ajang lomba FLS3N.
“Saya baru pertama kali ikut lomba FLS3N, dan ini merupakan tantangan besar yang harus dihadapi, dan pada saat itu kami maksimalkan kemampuan, dan alhamdulilah akhirnya kami berhasil meraih juara pertama” Katanya bangga.
Raihan prestasi di ajang lomba FLS3N tersebut menjadi motifasi besar untuk mendalami lagi kesenangan saya dalam hal menggambar, maupun itu gambar tradisional atau modern .
Selanjutnya kini Shely sedang bersiap siap untuk mengikuti ajang FLS3N tingkat Provinsi.
“Insya allah kami akan terus membingbing dia, agar bisa lebih baik lagi, hingga bisa berprestasi dan mengharumkan nama sekolah dan juga Kabupaten Tasikmalaya,” pungkas Amung guru pembimbingnya. (Adj)












