Close Menu
desakdesak
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

September 25, 2026

Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

September 25, 2026

32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

September 24, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
📝 Kirim Tulisan
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
desakdesak
📝
  • Ocehan
  • Pop
  • Curhat
  • Sosok
Beranda » Soroti Kemiskinan di Kota Tasik, LSM PADI : Delapan Ribu Jiwa Belum Ditangani Serius
Arsip

Soroti Kemiskinan di Kota Tasik, LSM PADI : Delapan Ribu Jiwa Belum Ditangani Serius

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriJuli 4, 2025Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
Share Facebook Pinterest Twitter LinkedIn Tumblr Email Bluesky
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

Tasikmalaya, desak.id/ | Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI), kembali menggelar audiensi dengan DPRD Kota Tasikmalaya, terkait kemiskinan di Kota Tasikmalaya.

Ketua LSM PADI, Iwan Restiawan, menyoroti persoalan serius kemiskinan di Kota Tasikmalaya yang dinilai belum menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap sekitar delapan ribu jiwa warga miskin di kota tersebut. Pada aksi tersebut, Iwan mengatakan, aspirasi mereka, termasuk data kemiskinan yang tinggi, telah disambut baik oleh Ketua DPRD dan Dinas Sosial.

Langkah konkretnya, LSM PADI akan melakukan inspeksi langsung ke setiap kelurahan minggu depan untuk melihat kondisi nyata di lapangan.

Menurut Iwan, penanganan kemiskinan tidak bisa hanya dibebankan kepada wali kota atau wakil wali kota.

Ia menegaskan bahwa kegagalan program 100 hari kerja sebelumnya harus menjadi tanggung jawab bersama, termasuk masyarakat sipil.

"Kami menilai, fungsi kontrol sosial DPRD dan instansi seperti Bappenda harus lebih peka,”ungkap Iwan. Jumat 04 Juli 2025, usai audensi di Gedung Bamus DPRD Kota Tasikmalaya.

Ia bahkan blak-blakan menyatakan bahwa harapan terhadap wali kota dalam menuntaskan kemiskinan saat ini sangat kecil, sehingga rakyat harus ikut mengambil bagian.

DPRD : Bantuan Tidak Tepat

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Hilman, mengapresiasi inisiatif LSM PADI. Ia sepakat bahwa penanganan kemiskinan tidak cukup hanya dengan bantuan sosial instan, melainkan memerlukan program berkelanjutan yang dapat meningkatkan taraf kehidupan masyarakat secara permanen.

Hilman juga mengungkapkan bahwa inspeksi lapangan yang akan dilakukan akan fokus pada validasi dan akurasi data penerima bantuan sosial.

Ia mengakui bahwa“masalah klasik” bantuan tidak tepat sasaran masih sering terjadi, di mana banyak penerima tidak memenuhi kriteria sementara yang benar-benar membutuhkan justru terlewat.

“Bahkan muncul pola pikir bahwa bantuan itu dianggap rezeki ‘numpang lewat’ sehingga tidak ada rasa tanggung jawab sosial,” tambahnya.

Hilman menduga lemahnya akurasi data penerima bantuan sosial disebabkan oleh sistem pendataan yang belum optimal.

Ia berharap ke depan, Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat mengembangkan kebijakan berbasis kearifan lokal, seperti program sekolah rakyat atau pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, sebagai solusi jangka panjang.

“Di pemerintah daerah harus lebih hadir dan solutif, harus ada kebijakan lokal yang bisa mendukung hal tersebut,”tutupnya. (***)

Kemiskinan kota tasikmalaya lsm padi
Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDiskusi Hukum Perkuat Solidaritas Internal INI
Next Article DPRD Akui Banyak Bantuan Sosial Tidak Tepat Sasaran
Sopyan Saori
  • Website

Owner Khanzaar

Related Posts

Kejurdo V BKC digelar di Tasikmalaya, ajang penjaringan Kejurnas 2027

September 12, 2026

Warga Jalan Gubernur Suaka kompak gelar ronda malam dan edukasi pemuda

September 12, 2026

Aksi Berandalan Motor Semakin Brutal, kendaraaan ustad pun tak luput dari sasaran, polisi diharapkan perlu lebih tegas

September 11, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Seedbacklink
Top Posts

Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

September 15, 202612 Views

Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

September 18, 202610 Views

Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

September 15, 202610 Views

Fenomena Ceu Epon Beli Emas Pakai Uang Kresek: Antara Realita Jalanan dan Tamparan Literasi Keuangan

September 21, 20269 Views

Kedok Koperasi Rasa Bank Emok: Ketika Lembaga Pembiayaan Pinjam Nama, Rakyat yang Kena Peras

September 14, 20269 Views
New Comments
    Most Popular

    Branding Maxim Berjejer di Jalan, Pajak Reklame Bocor di Bawah Meja?

    September 15, 202612 Views

    Program GENIUS OJK Tasik: Guru Dulu yang Diedukasi, Biar Murid Gak Terjebak Pinjol dan Judol

    September 18, 202610 Views

    Milad ke-49 BKPRMI Kota Tasik: Menuju Indonesia Emas 2045, Kesejahteraan Guru Masih ‘Saeutik Mas’

    September 15, 202610 Views
    Our Picks

    Priangan Timur Borong 4 Penghargaan Nasional: Dari Pengendalian Inflasi Sampai Urusan Serba Digital!

    September 25, 2026

    Perkuat Kurir Instan, Roket Indonesia JNE Gandeng Everpro Integrasikan WhatsApp Business & CRM

    September 25, 2026

    32 Paralegal Kelurahan Resmi Diakui Kemenkum: Bantuan Hukum Gratis Buat Warga Kecil, Selesaikan Masalah Sebelum Ke Polsek

    September 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Kode Etik
    • Privacy Policy
    • Disclaimer
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Indeks Berita
    © 2026 desak.id Designed by Khanzaar co .

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.