Kepala MI Persis Gandok Ungkap Madrasah Bukan Pendidikan Kelas Dua    •     55 Siswa MI Persis Gandok Ikuti Pelepasan, Berikut Pesan Kepala Sekolah MI    •     Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •    
Daerah

Pengurus FKKS Sayangkan Pembubaran FKOS SMK Se Kab Tasikmalaya oleh KCD XII

×

Pengurus FKKS Sayangkan Pembubaran FKOS SMK Se Kab Tasikmalaya oleh KCD XII

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Forum komunikasi kepala sekolah swasta SMK Kabupaten Tasikmalaya, menyayangkan dengan adanya sinyalemen pembubaran forum operator SMK Kabupaten Tasikmalaya, oleh Kantor Cabang Dinas XII, seperti yang dilansir media online Radar24jam.com

Dalam edisi 15 Agustus 2025, media tersebut menyebutkan bahwa KCD XII akhirnya membubarkan FKOS, buntut dari kekisruhan yang berawal dari rencana FKOS SMK kabupaten Tasikmalaya akan mengelar Bimbingan Teknis tentang Dapodik bagi para operator se kabupaten Tasikmalaya, dengan alokasi anggaran sebesar Rp.450.000,- , sehingga menjadi perbincangan diantara kepala sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Sugilar, Sekretaris MKKS dan FKKS SMK Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan, sebetulnya hal tersebut bisa diselesaikan secara musyawarah.

“Apalagi kita memiliki organisasi yang menaungi sekolah swasta dan negeri yakni MKKS dan FKKS, bukan malah diumbar ke media, yang pada akhirnya berbuntut pada pembubaran forum komunikasi operator SMK se kabaupaten Tasikmalaya ” ungkapnya, Sabtu 16 Agustus 2025.

Sementara itu, salah seorang pejabat teras di KCD XII menurut media tersebut menegaskan bahwa, keberadaan FKOS terkesan illegal.

Padahal Operator itu sendiri menurut sejumlah kepala sekolah adalah jantungnya dari sebuah manajemen sekolah.

Lalu terkait acuan anggaran yang diajukan oleh FKOS untuk agenda Bimtek itu sendiri, dianggap masih cukup wajar, mengingat operator sendiri pasti akan diberikan kemampuan teknis dalam bintek tersebut untuk diterapkan di sekolahnya masing masing.

“Ya sejatinya baik instansi pemerintah maupun organisasi yang memayungi SMK negeri dan swasta bisa lebih mengayomi dan melindungi operator karena kami para kepala sekolah sangat memerlukan potensi para operator di sekolah kami ” ujar Evan salah seorang Kepsek di wilayah Utara Kabupaten Tasikmalaya. (Dzm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *