Close Menu
desak
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Ragam
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Sosial
    • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram
desakdesak
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • Berita
    • Daerah
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Ragam
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Kriminal
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Sosial
    • Politik
desak
Home»Berita»Daerah»Sekdes Rejasari Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli Pembangunan Pustu
Daerah

Sekdes Rejasari Angkat Bicara Terkait Dugaan Pungli Pembangunan Pustu

Sopyan SaoriBy Sopyan SaoriSeptember 10, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter LinkedIn Telegram Pinterest Tumblr Reddit Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Banjar, kamarang id | Sekretaris Daerah (Sekdes) Rejasari, Langensari, Kota Banjar, angkat bicara terkait tudingan dugaan pungli proyek pembangunan Pustu melalui anggaran Dinas Kesehatan.

Sekretaris Desa Rejasari, Indra Sukandar pun menjelaskan perihal yang kini sedang ramai. Ia membantah jika hal tersebut dikatakan pungli.

“Saya katakan itu bukan pungli. Tapi ketika bertanya apakah ada transferan dari pihak ketiga dalam hal ini pemenang tender atas nama CV Kian Pratama ke rekan saya, itu memang betul adanya,” kata Indra kepada media saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 10 September 2025.

Menurut ia, dirinya hanya memfasilitasi masalah tersebut antara pihak Direktur, Kepala Dusun yang ada di lokasi dan juga kepala seksi kesejahteraan. Ia mengaku sebagai fasilitator.

“Permasalahan lapangan ternyata ketika di diskusikan oleh ke 4 orang tersebut itu harus dilakukan yang namanya sosialisasi yang mana sosialisasi tersebut memerlukan anggaran, sehingga diputuskan dari pihak ketiga itu akan membantu tahapan sosialisasi,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Indra, sosialisasi yang pertama dilakukan di rumah Ibu Kadus dengan melibatkan beberapa tokoh. Jadi anggaran tersebut di gunakan untuk sosialisasi pembangunan Puskesmas Pembantu di Desa Rejasari.

“Memang cukup alot pada waktu itu, kenapa harus dilakukan beberapa kali sosialisasi, karena memang diawal permasalahan yang ditimbulkan dari kegiatan Pustu itu, Satu, dari segi perencanaan yang awal titik itu berubah, sehingga harus adanya pembongkaran aset desa, yakni Posyandu,” beber Indra.

Lantaran itu, sambung Indra, sehingga dirinya harus memfasilitasi masalah tersebut dan menyimpulkan harus dilakukan yang namanya sosialisasi.

“Tapi narasi yang beredar di beberapa media menyebutkan hal tersebut merupakan dugaan pungli. Namun saya nyatakan itu tidak benar. Tetapi, sekiranya itu bahan untuk operasional sosialisasi dari pihak ketiga demi dan untuk mensukseskan kegiatan pembangunan Pustu yang ada di Desa Rejasari,” ujarnya.

“Jadi, kalau transferan memang benar ada, tetapi kalau bahasanya pungli saya yakin itu bukan pungli, karena memang itu di rapatkan berempat dan ada kesediaan dari pihak ketiga untuk membantu dari anggaran,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dugaan praktik pungutan liar (pungli) mencuat di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, terkait proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang dibiayai melalui anggaran Dinas Kesehatan.

Hal tersebut terungkap setelah adanya bukti transfer sebanyak tiga kali dari pihak CV pelaksana proyek kepada salah satu aparatur desa yang terjadi pada Bulan Agustus 2025.

Adapun nilai atau angka yang ditransfer senilai Rp 11 Juta yang terbagi tiga kali transaksi. Pertama transaksi terjadi pada 04 Agustus 2025 sebesar Rp5 juta, kemudian pada tanggal 07 Agustus 2025 sebesar Rp 6 juta yang dilakukan dua kali transfer. (Red)

 

Pungli di Kota banjar Pungli Pustu
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Sopyan Saori
  • Website

Related Posts

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

9 pesan ulama untuk Kapolresta Tasikmalaya yang baru

Agustus 6, 2026

Ormas BBC Tegaskan Komitmen Transformasi Sosial di Hari Jadi ke-20

Agustus 2, 2026

Ultimatum pemilik tempat karaoke di Tasikmalaya, AMT : patuhi hukum atau hentikan aktivitas?

Agustus 1, 2026

Gelar Raker, DPC HIPKI Kota Tasikmalaya Suarakan Tantangan LKP ke Kadisdik

Juli 31, 2026

PLN dan DPRD salurkan bantuan listrik kepada PAUD Harapan Jaya

Juli 30, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Don't Miss
Ekonomi

Persiapan hadapi kehidupan kampus, OJK Tasikmalaya Bekali Maba UNPAD literasi keuangan

By Sopyan SaoriAgustus 11, 2026

desak.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan…

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut

Agustus 7, 2026

Polda Jabar tangkap pengunggah konten Provokasi di Media sosial

Agustus 6, 2026
Our Picks

Persiapan hadapi kehidupan kampus, OJK Tasikmalaya Bekali Maba UNPAD literasi keuangan

Agustus 11, 2026

Tasik Public Forum Soroti Rotasi dan Mutasi Pejabat Pemkab Tasikmalaya

Agustus 8, 2026

OJK Tasikmalaya dan Pemkab Garut dorong ekosistem pembiayaan terintegrasi perluas akses keuangan petani kentang Garut

Agustus 7, 2026
New Comments
    About Us

    desak.id adalah portal berita independen yang berdiri sejak 2019, berkomitmen menyajikan informasi akurat, cepat, dan terpercaya kepada pembaca.

    Kami fokus pada liputan nasional, regional, teknologi, olahraga, hiburan dengan mengedepankan prinsip jurnalisme yang berimbang, faktual, dan bermanfaat.
    Email Us: redaksidesak@gmail.com
    Contact: +

    desak
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    © 2026 desak. Designed by Khanzaar.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.