Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Kejar Target Prestasi Tingkat Nasional, PGRI Gelar Workshop Seni Tari

×

Kejar Target Prestasi Tingkat Nasional, PGRI Gelar Workshop Seni Tari

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PGRI yang ke 80 dan Hari Guru Nasional tahun 2025, PGRI Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan Workshop seni tari, bagi para guru seni PAUD, TK, SD dan SMP.

Kegiatan seni tari, dengan tema Perspektif seni tari dari teori menuju implementasi tersebut akan dilaksanakan di gedung PGRI kabupaten Tasikmalaya selama tiga hari, mulai Sabtu, 15 November 2025 hingga Senin.

Ketua panitia kegiatan H. Ade Dasmana Spd. MM, Pd, menerangkan, maksud dan tujuan di laksanakan kegiatan workshop tari ini, mengingat saat ini para guru seni khususnya, lebih terpaku mengikuti teori teori melalui buku buku pelajaran bidang kesenian khususnya seni tari.

"Jadi kita berharap, para guru bidang seni khususnya, setelah mereka memahami teori melalui buku, sekarang mereka bisa mengimplementasikan langsung melalui praktek gerakan yang diperagakan oleh ahlinya," kata Ade.

Pemateri yang akan menyampaikan materi workshop tersebut adalah Asri Tri Lestari, yang merupakan dosen guru seni Tari dari Kopertis wilayah 4 Jabar.

Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari para guru seni khususnya, hal tersebut terbukti pada hari pertama dimulainya kegiatan, ratusan guru bidang seni dari beberapa kecamatan di Kabupaten Tasikamalaya ikut hadir mengikuti kegiatan tersebut.

"Ini merupakan kesempatan yang baik, untuk bisa lebih meningkatkan kemampuan kita dalam bidang seni tari," terang Ibu Tesi salah satu peserta dari kecamatan Karangnunggal.

Hal lain pun diungkapkan salah satu peserta guru seni laki laki, jika kegiatan Workshop seni tari ini, secara langsung dapat menambah wawasan pada bidang seni tari.

Menurutnya, selama ini memang bidang seni tari di sekolah itu hanya terpaku pada pemberian materi teori yang bersumber dari buku pelajaran seni saja.

"Dan untuk mengimplementasikan pada bentuk gerakan langsung itu, kita sering merasa kebingungan, maka melalui kegiatan workshop ini kami berharap tidak akan lagi merasa bingung," kata Arif Suhendar, guru seni dari kecamatan Ciawi.

Harapan lain di sampaikan ketua PGRI Kabupaten Tasikmalaya Unang Arifin Spd. Dengan lebih memahami seni tari, para guru seni di tiap daerah dapat segera menyampaikan kepada para murid muridnya yang berada di sekolahnya masing masing.

"Untuk ke depannya para siswa di sekolah yang ada di kabupaten Tasikmalaya, direncanakan bisa meraih banyak prestasi khususnya pada bidang seni di ajang FLS2N Festival. Lomba seni siswa nasional," pungkas Gojim. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *