Desak.id | Semangat kolaborasi antara BEM FKIP Universitas Siliwangi dan masyarakat terlihat dalam aksi nyata pada AKSAM (Aksi Pemungutan Sampah) sebagai bentuk menjaga kebersihan lingkungan agar terlihat rapi dan bersih. Pada Minggu dan Senin pagi, 5-6 Juli 2026.
Kegiatan AKSAM bertajuk “Small Action, Big Impact; Together for Society” digelar di Jalan Kedusunan Bongas dan Sindangsari. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja BEM FKIP yaitu Pengabdian Kepada Masyarakat, untuk menciptakan lingkungan bersih dan bebas dari sampah berserakan.
Kegiatan pembersihan sampah di jalan Desa Sukakarasa,Sukarame fokus pada lokasi di pinggiran jalan dan aliran pengairan warga. Sampah plastik, limbah rumah tangga, dan material tak terurai lainnya dikumpulkan untuk diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Selain aksi bersih-bersih, kegiatan ini disertai koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH)
Aksi ini diinisiasi pengurus BEM FKIP 2026 Universitas Siliwangi bersama Pemerintah Desa Sukakarsa dan mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga menjelang siang di wilayah potensial pertanian dan perikanan Kecamatan Sukarame, khususnya Desa Sukakarsa yang menjadi lokasi utama untuk meningkatkan kesadaran pengelolaan kebersihan lingkungan guna mencegah pencemaran.
Kepala Desa Elang Suherlan menyambut baik inisiatif ini. Dian dan masyarakatnya mendukung penuh semua program mahasiswa.
“Saya menyambut baik inisiatif mahasiswa BEM FKIIP Unsil sebagai bentuk Pengabdian Kepada Maysrakat di wilayah kami. Kami dan masyarakat Desa Sukakarsa berterima kasih serta mendukung penuh semua program mahasiswa,” ujarnya.
Ketua BEM FKIP Unsil 2026 , Aldin Rudiansah, menegaskan, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dalam Pengabdian di Desa Sukakarsa, bukan aksi luar biasa, melainkan langkah nyata.” ungkapnya.
Kegiatan ini membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil dan kolaborasi. Dengan semangat gotong royong, mahasiswa dan masyarakat Desa Sukakarsa menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. (***)

