Desak.id | Berawal dari kepeduliannya terhadap dunia pertanian dan keinginannya memotivasi generasi muda bertani, Irpan warga Purbaratu berhasil mengembangkan alat tanam padi sistem Tabela atau Tanam Benih Langsung.
Alat tersebut diberi nama Drum Seeder dan diluncurkan sebulan lalu. Kini dilirik petani dari berbagai daerah.
Irpan menjelaskan, Drum Seeder dirancang untuk menjawab keluhan petani terkait proses tanam padi konvensional yang memakan waktu, tenaga, dan biaya besar.
“Kelebihan utama alat ini ada di efisiensi. Waktu tanam lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan lebih sedikit, dan bisa dikerjakan sendiri tanpa harus sewa buruh tanam,” ujar Irpan, saat diwawancara usai kegiatan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Tamansari Rabu 29 Juli 2026.
Menurutnya, Sistem Tabela yang diterapkan Drum Seeder dapat memangkas tahapan persemaian. Cara kerjanya, benih langsung ditebar ke lahan menggunakan alat dorong, sehingga siklus tanam menjadi lebih singkat.
“Lama tanam bisa kurang dari 3 bulan karena kita mengurangi tahapan tebar benih di persemaian. Hasilnya juga sangat memuaskan,” kata Irpan.
Dengan sistem ini, lanjut Irpan, petani bisa menghemat biaya produksi hingga 30%. Penghematan didapat dari berkurangnya kebutuhan tenaga kerja dan benih yang lebih efisien.
Untuk menjangkau petani luas, Irpan memasarkan Drum Seeder secara mandiri melalui media sosial. Ia mematok harga Rp800.000 per unit.
“Alhamdulillah responnya bagus. Sudah ada yang pesan dari Bali, Jogja, dan beberapa wilayah lain di luar Tasikmalaya,” ungkapnya bangga.
Ia mengaku sengaja membuat harga terjangkau agar petani kecil juga mampu membelinya. Bahan yang digunakan pun sederhana, sehingga perawatan dan perbaikan bisa dilakukan sendiri.
Irpan berharap inovasinya bisa menjadi pemicu semangat anak muda untuk terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, bertani tidak harus dengan cara kuno dan melelahkan.
“Pertanian itu bisa modern dan menguntungkan. Kalau alatnya memudahkan, anak muda pasti mau. Ini juga bentuk kontribusi saya agar lahan di Tasikmalaya tetap produktif,” ujarnya.
Kehadiran Drum Seeder sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian. Dengan waktu tanam lebih singkat dan biaya lebih murah, diharapkan petani di Tasikmalaya bisa meningkatkan hasil panen dan pendapatan.
Irpan kini tengah menyiapkan pelatihan penggunaan alat bagi kelompok tani di Purbaratu dan sekitarnya. Ia juga membuka ruang bagi petani yang ingin mencoba langsung sebelum membeli.
“Silakan datang ke Purbaratu, kita bisa demokan. Tujuannya agar petani merasakan sendiri manfaatnya,” pungkasnya. (***)

