Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Kriminal

Pencuri aneh : Pelaku Bobol Rumah, Namun Hanya Ambil Gas

×

Pencuri aneh : Pelaku Bobol Rumah, Namun Hanya Ambil Gas

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Warga Kampung Cileles, Desa Sundawenang, Kecamatan Salawu, dikejutkan oleh peristiwa pencurian yang tidak biasa.

Di tengah bulan Ramadan, sebuah rumah dibobol oleh pelaku, namun yang diambil hanyalah tabung gas LPG. Barang-barang berharga lainnya yang berada di dalam rumah justru dibiarkan begitu saja.

Aksi ini menimbulkan tanda tanya di kalangan warga, mengingat pilihan pelaku yang tak lazim.

Teni Ramdhani, salah satu tokoh pemuda Desa Sundawenang, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

“Peristiwa ini cukup aneh, karena meskipun pelaku berhasil masuk ke rumah, ia hanya mengambil tabung gas. Padahal ada barang-barang lain yang bernilai lebih tinggi, namun tidak disentuh. Besar kemungkinan, gas dipilih karena mudah dijual kembali di pasaran,” ujar Teni, Kamis 13 Maret 2025.

Peristiwa ini terang Teni terjadi pada Rabu malam, 12 Maret hingga 13 Maret 2025, sekitar tengah malam.

Ketika pemilik rumah kembali pada pagi harinya, ia mendapati jendela belakang rumahnya sudah dalam keadaan jebol, dan tabung gas LPG telah hilang, namun barang-barang berharga lainnya tetap utuh di tempatnya.

Teni yang khawatir peristiwa serupa dapat terjadi lagi di rumah lain, berinisiatif untuk mengumpulkan informasi dengan menelusuri warung-warung setempat guna mencari petunjuk mengenai penjualan gas LPG yang mencurigakan.

“Saya tidak ingin menuduh siapa pun tanpa bukti jelas, terutama di bulan suci Ramadan. Namun, dari analisis saya, kemungkinan pelaku paham bahwa gas LPG mudah dijual dan dapat cepat ditukar dengan uang. Ini merupakan strategi yang sering digunakan dalam tindak pencurian,” tambahnya.

Teni juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memperkuat pengamanan lingkungan sekitar.

Ia berharap warga Kampung Cileles dapat bersatu menjaga keamanan, sehingga kejadian serupa tidak terulang, dan bulan Ramadan dapat dijalani dengan tenang dan aman. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *