Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •     Sebanyak 83 Anak Didik RA Hudalloh dan 13 Guru Pendamping Kunjungi Kantor BPBD Kota Banjar, Dapat Ilmu Siap Siaga Bencana    •    
Ekonomi

OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal

×

OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal

Sebarkan artikel ini
OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal
OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal

Desak.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya terus memperkuat literasi dan pelindungan konsumen melalui peningkatan peran generasi muda sebagai agen edukasi keuangan di masyarakat, salah satunya melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) Edukasi Keuangan bagi anggota Karang Taruna Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPELITBANGDA) Kota Tasikmalaya, Sabtu (23/05).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh OJK Tasikmalaya ini dihadiri Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya Rd. Dicky Chandra Negara dan diikuti perwakilan Karang Taruna dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan ilegal yang masih marak terjadi di masyarakat, khususnya pinjaman online ilegal dan judi online yang dapat menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi.

Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai alternatif akses pembiayaan yang legal dan produktif, termasuk produk kredit dan pembiayaan mikro serta skema pembiayaan kelompok yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Dalam sambutannya, Rd. Dicky Chandra Negara menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan edukasi keuangan yang menyasar kalangan pemuda melalui Karang Taruna.

Menurutnya, pemuda memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus penghubung informasi di tengah masyarakat.

“Karang Taruna memiliki posisi yang sangat dekat dengan masyarakat, sehingga dapat menjadi penggerak edukasi keuangan di lingkungan sekitarnya. Melalui penguatan literasi keuangan, generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap pinjaman online ilegal, judi online, dan berbagai aktivitas keuangan ilegal lainnya,” ujar Rd. Dicky Chandra Negara.

Pemilihan Karang Taruna sebagai peserta kegiatan didasarkan pada luasnya jaringan organisasi yang menjangkau hingga tingkat kelurahan dan kedekatannya dengan masyarakat.

Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menyebarluaskan edukasi keuangan kepada masyarakat di lingkungan masing-masing sehingga manfaat kegiatan dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

Melalui pendekatan Training of Trainers, OJK Tasikmalaya mendorong terciptanya multiplier effect edukasi keuangan di masyarakat.

Setiap peserta diharapkan dapat menjadi penggerak literasi keuangan di wilayahnya masing-masing dengan menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal, judi online, dan berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal lainnya, sekaligus mengenalkan akses pembiayaan yang legal dan produktif bagi masyarakat.

Dengan demikian, upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Tasikmalaya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen OJK dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi kepemudaan, guna mewujudkan masyarakat yang semakin cerdas, bijak, dan terlindungi dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *