Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Hari kartini, Guru Wanita SMK PK Nurusalam jadi Petugas Upacara

×

Hari kartini, Guru Wanita SMK PK Nurusalam jadi Petugas Upacara

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, intiraya.com | Pagi itu sejumlah GTK wanita nampak mempersiapkan upacara bendera, namun tak seperti biasanya para guru di SMK PK Nurusalam salopa inj tidak lagi menggunakan baju formas layaknya seorang guru, tapi kompak mereka menggunakan kebaya.

Mereka langsung mengambil alih sebagai petugas upacara. Hal ini mereka lakukan sebagai wujud penghormatan terhadap Rd Ajeng Kartini pada peringatannya di tanggal 21 April tiap tahunnya.

Bertindak selaku komandan upacara Resi Risalatul Mupidah.Spd yang sehari hari adalah pembina osis sekaligus guru matematika di sekolah tersebut, sementara bertindak selaku pembina upacara Nisa Paradisa sani S.Pd gr. Yang juga seorang wakasek kurikulum.

Dalam amanatanya Nisa menekankan kepada para siswa bahwa peranan Kartini di zamannya adalah bentuk dari upaya mencerdaskan anak bangsa yang hingga kini, di abad milenium ini kecerdasan bangsa ini tidak mengenal suku agama maupun ras, dalam menuju terangnya sebuah ilmu dan emansipasi wanita. Sesuai buku Rd Ajeng Kartini, habis gelap terbitlah terang.

Kepala Sekolah SMK PK Nurusalam Dedi Z Mutaqin, menyampaikan bahwa pihaknya sengaja memberdayakan potensi wanita sebagai petugas upacara di hari kartini ini, sesuai dengan konsep emansipasi wanita.

“Jadi kita hanya ingin memperlihatkan kepada peserta didik bahwa di hari Kartini ini, para guru wanita juga mampu menjadi petugas upacara yang selama ini selalu di dominasi oleh kaum pria,” pungkas Dedi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *