Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

RSUD dr Soekardjo Pastikan Stok Darah Aman

×

RSUD dr Soekardjo Pastikan Stok Darah Aman

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit dr Soekardjo membuka pelayanan donor darah sukarelawan, Senin 16 Juni 2025.

Pelayanan tersebut dalam rangka memeriahkan hari donor darah sedunia yang lahir setiap tanggal 14 Juni. Pelayanan dilaksanakan di UTD RS dr Soekardjo Tasikmalaya.

Dr. dr. Hj. Rr. Titie Purwaningsari, MMRS, Wakil Direktur Pelayanan RS dr Soekardjo mengatakan, stok darah di rumah sakit secara labu sudah aman, namun persentase secara jenis golongan darah ada yang masih kurang.

"Kita bicara persentase nya ya, untuk stok aman namun secara jenis golongan darah ada yang suka kurang, seperti darah A, B dan AB, kalau O terbilang aman," ujarnya disela acara.

Guna mengamankan stok darah di UTD, pihaknya selalu berinisiatif mengupdate stok darah, dengan cara membuka layanan donor darah secara sukarela.

"Untuk amannya selalu mengupdate stok darah yang aktif," tambahnya.

dr. Titie menerangkan, di RSU dr Soekardjo memiliki kelebihan dibanding UTD lainnya, yakni di sana ada spesialis patologi klinik. Sehingga setiap ada yang donor, sample darahnya diperiksa hingga terdeteksi ada penyakit apa.

"Kelebihan di kami ada spesialis patologi klinik, sehingga kami bisa mendeteksi ada penyakit apa dalam darah," ujarnya.

Sementara untuk darah yang sering dibutuhkan yakni masih dipegang di kesehatan ibu dan anak, karena sering terjadinya pendarahan pada kehamilan.

"Pendarahan pada ibu melahirkan memiliki persentasi yang banyak dalam kebutuhan darah, karena untuk memulihkannya membutuhkan 4-5 kantong labu darah," katanya.

Untuk itu, pihaknya mengajak kepada masyarakat yang belum pernah melakukan donor darah untuk berani mendonorkan darah.

"Saya memiliki pengalaman mau donor susah, banyak mikir takut tidak bisa, sudah beberapa kali padahal saya dokter, tapi alhamdulillah setelah ada kesempatan dan bisa, ternyata dikasih lebih," ujarnya.

Karena menurutnya, ketika kita membantu dengan ikhlas insyaalloh ketika kita membutuhkan bisa ada yang membantu dengan cara apapun.

"Untuk itu, mari kita bantu sesama dengan donor, insyaalloh ketika nanti kita membutuhkan, pasti ada yang membantu," ajaknya. (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *