Buka Wisuda Akbar LPPTKA BKPRMI Kabupaten Tasikmalaya, H Oleh Soleh Ajak Bijak Bersosmed    •     Kepala MI Persis Gandok Ungkap Madrasah Bukan Pendidikan Kelas Dua    •     55 Siswa MI Persis Gandok Ikuti Pelepasan, Berikut Pesan Kepala Sekolah MI    •     Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •    
Nasional

IJTI dan Lemhannas Teken MoU untuk Penguatan Wawasan Kebangsaan Jurnalis

×

IJTI dan Lemhannas Teken MoU untuk Penguatan Wawasan Kebangsaan Jurnalis

Sebarkan artikel ini

Jakarta, desak.id/ | Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam bentuk penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Selasa (15/7/2025), bertempat di Ruang Konstitusi, Gedung Tri Gatra Lantai III, Lemhannas RI, Jalan Medan Merdeka Selatan No.10, Jakarta Pusat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan dan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily, dengan tujuan memperkuat peran jurnalis dalam membangun dan menjaga semangat kebangsaan.

MoU ini mencakup beberapa poin penting, antara lain: Peningkatan kompetensi bagi para jurnalis, khususnya di bidang wawasan kebangsaan; Penguatan nilai-nilai nasionalisme di kalangan jurnalis Indonesia;

Poin lainnya yakni mendorong jurnalis untuk menanamkan nasionalisme kepada publik melalui karya jurnalistik yang berkualitas serta Mewujudkan kedaulatan bangsa melalui sinergi antara lembaga ketahanan nasional dan komunitas jurnalis.

Dalam sambutannya, Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menegaskan pentingnya kolaborasi ini.

"IJTI yang menaungi lebih dari 3.000 jurnalis TV dan audiovisual memiliki peran penting dan strategis dalam ikut serta mendukung serta mewujudkan kedaulatan negeri melalui karya jurnalistik yang positif dan berkualitas. Itulah mengapa kerja sama ini menjadi sangat penting dan strategis. Apa yang sudah disepakati dalam MoU ini harus segera kita realisasikan,” tegas Herik.

Ia juga menyoroti tantangan yang dihadapi dunia jurnalistik saat ini di tengah derasnya arus informasi dan disrupsi media digital.

"Di era banjir informasi dan maraknya hoaks, jurnalisme yang berwawasan kebangsaan menjadi benteng penting untuk menjaga akal sehat publik. Jurnalis harus hadir dengan karya yang tajam, faktual, dan berorientasi pada kepentingan bangsa, bukan sekadar mengejar sensasi,” tambah Herik.

Sementara itu, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily menyampaikan bahwa sinergi antara Lemhannas dan insan pers sangat krusial dalam membangun karakter bangsa.

"Lemhannas bersama IJTI harus saling bersinergi dan berkolaborasi untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Ketua Umum IJTI, Wakil Ketua Umum Wahyu Triyogo dan Kepala Bidang Konvergensi Digital dan Multimedia Manyus Pagar Alam.

Kerja sama ini diharapkan menjadi titik awal bagi berbagai program bersama yang dapat memperkuat kapasitas jurnalis dalam memproduksi informasi yang mencerdaskan, mempererat persatuan, dan membangun semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *