Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Pendidikan

Unsil Bekali Siswa SMP Muhammadiyah Pangandaran Kompetensi Digital Digilokal

×

Unsil Bekali Siswa SMP Muhammadiyah Pangandaran Kompetensi Digital Digilokal

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, desak.id/ | Tim Pengabdian Universitas Siliwangi melakukan pelatihan digilokal di SMP Muhamadiyah, Pangandaran, Jawa Barat, Kamis 24 Juli 2025.

Pelatihan dilakukan melalui optimalisasi kompetensi digital untuk memberdayakan siswa dalam sinergi mendukung dan memperkaya implementasi kurikulum sekolah.

Kegiatan pelatihan digilokal yang diikuti 50 siswa dan guru tersebut, dirancang selaras dengan tujuan pembelajaran abad 21.

Dihadiri Kepala Bidang SD dan Kepala Seksi SMP Disdikpora Pangandaran, hal tersebut menunjukkan dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif peningkatan kompetensi generasi muda.

Perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Darso mengungkapkan, kegiatan pelatihan melalui optimalisasi kompetensi digital di SMP Muhammadiyah sangat relevan dengan kebutuhan Pangandaran, terutama promosi wisata.

"Kami harap Tim Pengabdian Unsil dapat membagikan ilmunya agar siswa terbuka pemikiran, kreativitas untuk memajukan wisata melalui literasi digital. Disdikpora sangat mengapresiasi dan mendukung sinergi berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Pengabdian Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Sri Maryani mengatakan, program pelatihan digilokal bertujuan memberdayakan siswa berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini juga dirancang untuk membangun literasi media agar siswa kritis terhadap hoaks, beretika di ruang digital dan mengasah kemampuan public speaking siswa.

"Kami ingin menguatkan kompetensi digital siswa, khususnya dalam keterampilan teknis pembuatan konten kreatif promosi wisata bahari Pangandaran." ujarnya.

Pelatihan yang berlangsung intensif tersebut menghadirkan tiga materi utama yaitu etika literasi media oleh Angga Yogaswara, pelatihan berbicara untuk konten kreasi oleh Siti Pitrianti, dan pelatihan desain grafis serta editing video oleh Sri Maryani dengan memberikan keterampilan praktis membuat konten visual menarik.

Hasil konkret dari pelatihan ini berupa portofolio digital karya siswa yang dapat diakses publik melalui website http://portaldigilokal.id.

"Portal ini tidak hanya menampilkan karya siswa, tapi juga berisi materi pembelajaran yang bisa terus diakses dan dimanfaatkan oleh peserta didik," katanya.

Menurutnya, pelatihan digilokal di SMP Muhamadiyah Pangandaran yang didanai penuh oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Ditjen Risbang Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025 diharapkan menjadi model pengabdian masyarakat yang efektif.

"Digilokal tidak hanya mencetak siswa SMP Muhammadiyah Pangandaran, tapi mereka juga menjadi kreator konten andal untuk promosi wisata lokal, memberikan kontribusi nyata dalam memperkaya sumber belajar dan menguatkan capaian kompetensi inti kurikulum sekolah dengan menjembatani teori di kelas hingga praktik pemberdayaan berbasis potensi daerah," pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *