Desak.id | Meski masih SMP, Arkanurizky Al Hafidz mampu bersaing dengan para mahasiswa dalam lomba Garuda hack tingkat nasional yang dilaksanakan di Kampus Universitas Multimedia Nusantara, Gading Serpong Tangerang selama tiga hari dari tanggal 16-18 Juli 2026.
Dalam lomba yang diikuti 600 participant yang mayoritas mahasiswa tersebut, siswa yang masih duduk di kelas 9 dari SMP N 1 Tasikmalaya ini mampu meraih juara tiga tingkat nasional.
Dalam lomba yang dibagi ke dalam 100 tim lebih tersebut, Arka bersama tim mampu bersaing dengan tim tim dari ITB yang meraih juara satu dan dua.

Bertugas sebagai hustler, peserta yang satu satu nya dari SMP ini mampu mempresentasikan timnya dalam menyusun strategi produk kedepannya serta pitching.
Linda Windayani, sebagai orang tua Arka merasa bangga memiliki anak yang bisa membuat harum nama kota Tasikmalaya dikancah nasional dalam bidang hacking dan programing ini.
Linda menyebut, bukan kali ini saja Arka mampu mengharumkan nama kota Tasikmalaya di kancah nasional. Bahkan menurutnya Arka pernah menjadi juara internasional dalam lomba yang serupa.
“Alhamdulillah selama ada perlombaan, anak saya selalu ikut dan selalu jadi juara, dulu juga pernah tingkat internasional. Tentunya bangga ya bisa mengharumkan nama kota Tasikmalaya,” ujarnya usai menghadiri lomba, Sabtu 18 Juli 2026.

Dalam setiap lomba yang diikutinya, Linda mengatakan, Arka selalu mengikuti lomba secara mandiri karena belum ada lomba yang diikuti dari tingkat sekolahan.
Meski demikian, nama sekolah dan juga kota Tasikmalaya bisa bergema baik ditingkat nasional maupun internasional.
“Ya karena belum ada ekstrakulikuler nya di sekolah, anak saya suka cari cari info perlombaan dan ikut daftar secara mandiri. Dan Alhamdulillah nya, hasilnya memuaskan,” tambahnya.
Linda berharap kedepan anaknya bisa menjadi programer atau developer di bidang IT. Dia juga berharap ada perhatian juga dari pemerintah karena bisa membawa nama kota dan sekolah di Tasikmalaya. (***)

