Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •     Buah Konsistensi, Mohamad Feriadi Soeprapto Raih Indonesia Best 50 CEO Awards 2026    •    
Daerah

Kepler Sianturi Soroti Pelayanan Dinsos Kota Tasikmalaya, Perlu ada Evaluasi

×

Kepler Sianturi Soroti Pelayanan Dinsos Kota Tasikmalaya, Perlu ada Evaluasi

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, desak.id/ | Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Fraksi PDIP, Kepler Sianturi, menyoroti pelayanan publik pada Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Rabu 17 September 2025.

Kepler menilai, harus ada evaluasi dan penambahan personel pada bagian pelayanan di dinas Sosial. Menurutnya hal itu krusial harus dilakukan.

“Ya berbicara pelayanan publik di dinas sosial, itu harus ada evaluasi dan penambahan personel, karena menangani banyak layanan,” terang Kepler ditemui dikantornya, Rabu 17 September 2025.

Selain itu, Kepler juga menyoroti terkait permasalahan KIS PBI yang diblokir. Kepler menilai perlu adanya duduk bersama dengan Pemkot dalam hal ini Dinsos, Dinkes dan BPJS.

“Perlu sosialisasi ke masyarakat. Pemkot perlu alokasikan dana untuk menanggulangi permasalahan BPJS yang diblokir, sehingga pelayanan kepada masyarakat maksimal,” tambahnya.

Untuk itu, Kepler menyarankan adanya pembentukan posko pengaduan di dinas sosial kota Tasikmalaya supaya pelayanannya bisa maksimal.

“Selain evaluasi dan penambahan personil, perlu juga adanya posko pengaduan sosial. Jadi jangan sampai karena masyarakat tidak tahu persyaratan tambahan, malah jadi parah sakitnya karena mengurus persyaratan tanpa ada penanganan medis,” ujarnya.

Dia mencontohkan satu kasus dimana pasien karena KIS nya tidak aktif, harus mengurus persyaratan. Tapi setelah ke dinsos harus melengkapi persyaratan tambahan yakni surat rujukan.

“Padahal diperiksa pun belum mau keluar rujukan gimana. Makanya dinsos harus turun tangan langsung sosialisasi ke masyarakat supaya masyarakat siap siap kalau memang KIS nya tidak aktif,”‘tegasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *