55 Siswa MI Persis Gandok Ikuti Pelepasan, Berikut Pesan Kepala Sekolah MI    •     Komunitas Peduli Lingkungan Hidup akan Hijaukan Masjid se Kota Tasikmalaya dengan Tanam 2.000 Pohon    •     Kpw BI Tasikmalaya dan Pemkab Ciamis Perkuat Ekonomi Syariah dan UMKM Halal lewat  JAZIRAH x CCE 2026    •     Gelar Kelulusan, Kepala Madrasah MTSs Riyadlurohmah Berpesan Jaga Nama Baik Diri, Keluarga dan Almamater    •     Sukses Bangun Citra Tanggung Jawab Sosial, JNE Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026    •     OJK Tasikmalaya Ajak Organisasi Kepemudaan Waspadai Judol dan Pinjol Ilegal    •     Berdayakan Peternak Lokal, OJK Tasikmalaya Gulirkan Program BEREHAN    •     Pererat Silaturahmi Alumni SMANDA Angkatan 99 Melalui Reuni Perak +2    •     KPU Kota Tasikmalaya bersama Pemkab Tasikmalaya Sepakati Penggunaan Asset Pemda Tanpa Biaya Sewa    •     Perkuat Organisasi, MPC PP Kota Tasikmalaya Gelar Konsolidasi dengan PAC    •     Aksi Sosial Akbar Lintas Sektor Ciptakan Kebahagian Ribuan Warga Tasikmalaya    •     Penyakit Masyarakat Masih Marak, AMT Nilai Satpol-PP Kota Tasikmalaya Mati Suri    •     Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Sembelih Sapi Kurban, Wujud Syukur Atas Nikmat Sehat    •     Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Kodim 0612/Tasikmalaya Bersama OJK Deklarasi Tolak Judi Online dan Aktivitas Keuangan Ilegal    •     Disnaker Kota Tasikmalaya Dukung Penuh Sertifikasi Kompetensi Memasak Bagi Relawan MBG    •    
Pendidikan

Kepala MI Persis Gandok Ungkap Madrasah Bukan Pendidikan Kelas Dua

×

Kepala MI Persis Gandok Ungkap Madrasah Bukan Pendidikan Kelas Dua

Sebarkan artikel ini

Desak.id | Kepala Madrasah Ibtidaiyah Persis Gandok, Arif Ripandi mengajak seluruh pengelola lembaga pendidikan, khususnya madrasah, untuk terus melakukan penguatan mutu melalui sistem penjaminan kualitas pendidikan, pelayanan terbaik, serta strategi branding sekolah yang efektif.

Menurutnya, madrasah bukanlah pendidikan kelas dua. Keunggulan madrasah terletak pada kemampuannya mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, ilmu pengetahuan, dan seni dalam proses pembelajaran.

‎Lebih lanjut, Arif menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan madrasah.

Ia berharap pemerintah pusat dapat menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) yang secara khusus memperkuat posisi madrasah dalam sistem pendidikan nasional serta mendorong integrasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah.

‎”Madrasah merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Karena itu, perlu ada kebijakan yang mampu memperkuat sarana prasarana, kesejahteraan guru, serta peningkatan kualitas peserta didik di seluruh madrasah,” katanya.

‎Ia juga menilai perlu adanya pemetaan yang lebih proporsional dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru antara sekolah negeri dan swasta.

Menurutnya, keberadaan sekolah swasta, termasuk madrasah, memiliki peran penting dalam mendukung layanan pendidikan nasional.

‎”Pendidikan swasta merupakan mitra pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itu, yang perlu dikedepankan bukan lagi dikotomi antara sekolah negeri dan swasta, melainkan bagaimana bersama-sama membangun pendidikan Indonesia yang berkualitas dan berkeadilan,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *