Desak.id | Komunitas SEV Indonesia menggelar musyawarah dan pemilihan ketua dan wakil ketua SEV Indonesia Chapter Kota Tasikmalaya periode 2026-2029, di Sirkuit Mahendra Kawalu, Sabtu 18 Juli 2026.
Dalam musyawarah tersebut, muncul beberapa calon ketua dan wakil ketua yang akan memimpin komunitas otomotif yang lahir di Tasikmalaya tersebut.
Seperti diketahui, SEV Indonesia merupakan singkatan dari Sidekik, Escudo, Vitara. Komunitas ini berdiri 1 Oktober 2012 di Kota Tasikmalaya.
SEV Indonesia kini anggotanya sudah menjangkau nasional, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Jakarta, hingga Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Ketua Umum SEV Indonesia Tedi Darmawan yang diwakili Rahadian Nurjaman mengatakan, SEV tidak hanya fokus pada otomotif dan off-road. Komunitas ini juga memiliki Divisi Baksos dan Campervan, serta siap membantu pemerintah saat terjadi bencana alam.
“Siapa pun ketua yang terpilih nanti, diharapkan dapat membawa SEV Tasikmalaya semakin maju dan sukses,” ujar Rahadian.
Ketua SEV Chapter Tasikmalaya Agan dalam laporan akhir masa jabatannya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan pengurus. Ia secara resmi melepas tanggung jawab kepengurusan periode sebelumnya.
“Saya berharap apa yang sudah dilaksanakan kebaikannya tetap dilanjutkan, kekurangannya bisa diperbaiki pengurus baru. Mudah-mudahan SEV Chapter Tasikmalaya terus maju dan solid,” kata Agan.
Agan juga mengapresiasi kehadiran Pemerintah Kota Tasikmalaya yang diwakili Wakil Wali Kota Rd Diky Candra Negara. Ia menyebut dukungan pemerintah penting untuk program komunitas ke depan.
Ketua IOF Tasikmalaya Hadian menyoroti sejarah SEV yang lahir di Tasikmalaya. Ia bangga karena komunitas ini telah mencetak banyak atlet yang menjuarai event nasional dan mengharumkan nama Kota Tasikmalaya.
“Selain komunitas pencinta offroad, kita harus terdepan saat pemerintah daerah terjadi bencana. Kita selalu hadir dalam kegiatan sosial,” ujar Hadian.
Selanjutnya, ia mengimbau anggota agar berhati-hati saat berkegiatan di hutan pada musim kemarau agar tidak memicu kebakaran.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Wahid menegaskan musyawarah bukan hanya untuk memilih ketua, tapi untuk menjaga kesinambungan program.
“Prinsipnya, memelihara yang baik dari pengurus lama, dan mengambil inovasi baru dari pengurus baru,” kata Wahid.
Wakil Wali Kota Rd Diky Candra Negara mengapresiasi SEV yang sudah berkembang hingga nasional. Ia berharap siapa pun pemimpin terpilih bisa merajut komunikasi yang baik dengan pusat, provinsi, daerah, pemerintah, masyarakat, dan anggota.
“Kunci keberhasilan satu lembaga itu tergantung pada pola komunikasi. Mudah-mudahan ke depan SEV semakin solid dan membawa dampak positif bagi Kota Tasikmalaya,” pungkas Diky.
Musyawarah ditutup dengan harapan seluruh pengurus dan anggota dapat terus menjunjung nilai kekeluargaan, kolaborasi, dan musyawarah dalam menjalankan organisasi. ***

